Bukan Cristiano Ronaldo atau Wayne Rooney, Inilah Pemain Terbaik Manchester United Versi Michael Carrick

Bukan Cristiano Ronaldo atau Wayne Rooney, Inilah Pemain Terbaik Manchester United Versi Michael Carrick

Terkini | okezone | Minggu, 8 Maret 2026 - 08:46
share

MANCHESTER – Menjabat sebagai pelatih interim Manchester United hingga pengujung musim 2025-2026 bukan perkara mudah bagi Michael Carrick. Di tengah tekanan kursi panas Old Trafford, pria asal Tyneside ini harus berhadapan dengan kritik tajam dari para mantan rekannya sendiri.

Namun, di balik riuh rendah komentar miring tersebut, Carrick memiliki satu nama yang selalu ia tempatkan di kasta tertinggi sebagai rekan setim terbaiknya selama memperkuat Man United.

Bukan Cristiano Ronaldo dengan tumpukan Ballon d'Or-nya, bukan pula Wayne Rooney sang pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Pilihan Carrick jatuh pada sosok yang justru belakangan ini vokal mengkritiknya di media sosial, Paul Scholes.

1. Duet Mesin di Jantung Lini Tengah

Meski Paul Scholes sempat melontarkan kritik pedas terhadap performa Man United di bawah asuhan Carrick, bahkan sampai menggunakan kata-kata kasar di Instagram setelah kekalahan dari Newcastle, hal itu tidak melunturkan rasa hormat Carrick. Baginya, Scholes adalah seorang jenius yang tak tertandingi sejak mereka mulai berduet pada tahun 2006.

"Saya selalu menyebut Scholes karena dia berada tepat di samping saya. Sebagai mitra, dia sangat luar biasa untuk diajak bermain bersama," ungkap Carrick dalam wawancaranya bersama The Mirror, dikutip Minggu (8/3/2026).

Paul Scholes (UEFA)

Loyalitas Carrick pada opini ini sangat kuat. Meski banyak orang heran mengapa ia tidak memilih Ronaldo atau Ryan Giggs, Carrick menegaskan chemistry yang mereka jalin dalam 160 pertandingan adalah sesuatu yang spesial.

Kelima gelar Premier League yang diraih Carrick semuanya didapat saat ia bahu-membahu bersama sang Scholes.

"Saya paham (maksud orang-orang). Di sana ada Giggsy (Ryan Giggs), Wazza (Wayne Rooney), Rio (Ferdinand), saya bisa terus menyebutkan nama lainnya untuk waktu yang lama. Tapi saya punya hubungan yang luar biasa dengan Scholesy, karena bermain sangat dekat dengannya sebagai rekan duet dalam waktu yang begitu lama,” sambung Carrick.

 

"Saya sangat senang bermain bersamanya, dia benar-benar memberikan kepuasan tersendiri saat diajak bermain bersama dan dia adalah seorang jenius dalam apa yang dilakukannya. Saya selalu mengatakan hal yang sama setiap kali ada yang bertanya (siapa yang terbaik), saya selalu menjawab Scholesy,” tambahnya.

2. Menepis Messi Demi Sang Maestro Belanda

Ketajaman penilaian Carrick tidak hanya berlaku untuk rekan setim, tetapi juga untuk lawan. Manchester United memang pernah dua kali dibuat bertekuk lutut oleh Barcelona yang dimotori Lionel Messi pada final Liga Champions 2009 dan 2011. Namun, secara mengejutkan, bukan Messi yang ia labeli sebagai lawan paling sulit.

Carrick justru menunjuk Clarence Seedorf sebagai lawan paling tangguh yang pernah ia hadapi di lapangan hijau. Legenda Belanda yang menjuarai Liga Champions di tiga klub berbeda itu dianggap memiliki karisma dan kemampuan yang sanggup merepotkan Carrick lebih dari siapa pun.

Clarence Seedorf FIFA

"Messi memang ada di jajaran atas, tapi Seedorf saat dia bermain untuk Milan (adalah yang tersulit)," imbuh Carrick.

Meski ia mengakui kuartet Busquets, Iniesta, Xavi, dan Messi adalah grup terbaik yang pernah ada, secara individu, Seedorf tetap menjadi memori paling menantang dalam karier bertandingnya.

Topik Menarik