Cristiano Ronaldo Jalani Terapi Unik demi Ambisi Main di Piala Dunia 2026
MEGABINTANG Al Nassr, Cristiano Ronaldo tengah berjuang keras untuk bisa memperkuat Timnas Portugal di Piala Dunia 2026. Pasalnya di usianya yang telah menginjak 40 tahun, kapten timnas Portugal ini harus menghadapi rintangan besar menjelang putaran final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada musim panas mendatang.
Cedera otot paha belakang yang dideritanya saat membela Al-Nassr pada akhir Februari lalu ternyata jauh lebih serius dari dugaan awal, memaksa sang legenda melakukan langkah-langkah medis yang luar biasa.
Pelatih Al-Nassr, Jorge Jesus, mengonfirmasi penanganan cedera Ronaldo tidak bisa dilakukan secara biasa. Karena
“Setelah serangkaian tes, kami menemukan bahwa cedera Cristiano Ronaldo lebih serius daripada yang diperkirakan,” ungkap Jesus, dikutip dari Soha, Sabtu (14/3/2026).
Perbankan RI Didorong Investasi di Proyek Energi Terbarukan, Butuh Rp1.650 Triliun hingga 2035
“Cristiano akan pergi ke Spanyol untuk perawatan, seperti banyak pemain lain jika mengalami cedera. Dia perlu bekerja sama dengan terapis pribadinya di Madrid dan kami berharap Ronaldo akan segera kembali membantu tim,” tambahnya.
1. Jalani Terapi Unik
Selama masa pemulihannya di Madrid, Ronaldo membagikan aktivitasnya melalui Instagram yang menunjukkan dirinya tengah menjalani pressotherapy. Ini adalah metode perawatan unik yang menggunakan tekanan udara melalui setelan khusus untuk membungkus kaki.
Alat ini bekerja dengan memompa udara secara ritmis, menciptakan sensasi pijatan tekanan yang dirancang untuk memperlancar sirkulasi limfatik. Metode pressotherapy ini diyakini sangat efektif untuk mengurangi pembengkakan, meredakan nyeri, dan mempercepat regenerasi otot setelah mengalami trauma cedera.
Bagi atlet dengan tuntutan fisik setinggi Ronaldo, terapi ini menjadi kunci utama agar jaringan otot paha belakangnya dapat kembali ke kondisi puncak dalam waktu singkat, mengingat metabolisme tubuh di usia kepala empat membutuhkan bantuan teknologi medis yang lebih mutakhir.
2. Menanti Keajaiban Menjelang Piala Dunia 2026
Meskipun proses pemulihan sedang berjalan, tanda tanya besar masih menyelimuti ketersediaan Ronaldo untuk jadwal internasional terdekat. Portugal dijadwalkan akan melakoni dua laga uji coba bergengsi melawan Meksiko pada 28 Maret dan Amerika Serikat pada 31 Maret 2026.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah sang kapten bisa ikut ambil bagian dalam laga tersebut. Namun, fokus utama seluruh pendukung Portugal adalah turnamen akbar di bulan Juni mendatang.
Portugal tergabung dalam Grup K bersama Kolombia, Uzbekistan, dan satu tim yang belum ditentukan. Mengingat ini kemungkinan besar akan menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier profesionalnya, Ronaldo dipastikan akan melakukan segalanya agar bisa memimpin rekan-rekannya di lapangan hijau.










