Israel Nyatakan Rencana Duduki Sebagian Besar Wilayah Lebanon Selatan

Israel Nyatakan Rencana Duduki Sebagian Besar Wilayah Lebanon Selatan

Terkini | okezone | Rabu, 25 Maret 2026 - 06:05
share

JAKARTA – Israel secara terbuka menyatakan rencana untuk menduduki sebagian besar wilayah Lebanon selatan hingga Sungai Litani, dalam pernyataan paling jelas sejauh ini tentang ambisi teritorial di luar perbatasan.

Menteri Pertahanan Israel, Katz, mengatakan pasukan Israel akan menguasai wilayah yang membentang sekitar 30 km ke utara, membangun kehadiran militer permanen, dan mencegah penduduk kembali ke sebagian wilayah selatan.

Katz menambahkan, pasukan sudah beroperasi untuk mengamankan apa yang ia sebut sebagai “garis pertahanan depan,” menargetkan posisi yang terkait dengan Hizbullah, sekaligus menghancurkan rumah dan infrastruktur di daerah terdampak, demikian dilansir TRT World.

Perluasan Pendudukan

Pernyataan tersebut menandakan pergeseran dari serangan lintas batas terbatas ke strategi pendudukan yang lebih luas, dibandingkan dengan serangan Israel di Gaza, di mana area luas di dekat perbatasan telah dibersihkan dari penduduk sipil.

 

Pasukan Israel telah menghancurkan jembatan dan mempercepat penghancuran rumah-rumah di Lebanon selatan—tindakan yang secara luas dipandang menimbulkan kekhawatiran serius berdasarkan hukum internasional, yang melarang serangan terhadap infrastruktur sipil dan pengusiran paksa.

Pernyataan Katz bahwa mungkin tidak ada “rumah atau penduduk” di daerah sasaran semakin memicu kekhawatiran akan kontrol teritorial jangka panjang.

Korban Jiwa dan Dampak Diplomatik

Pihak berwenang Lebanon mengatakan lebih dari 1.000 orang telah tewas dan lebih dari satu juta orang mengungsi, dengan kerusakan meluas di seluruh wilayah selatan dan sebagian Beirut.

Eskalasi ini juga memperketat diplomasi regional. Lebanon mengusir Duta Besar Iran, Mohammad Reza Shibani, dengan alasan pelanggaran norma diplomatik, sambil menarik kembali utusannya dari Teheran.

 

Perkembangan ini terjadi di tengah ketidakpastian yang menyelimuti upaya mengakhiri perang lebih luas yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, tanpa adanya jalan jelas menuju de-eskalasi.

Topik Menarik