Korlantas Ungkap Fatalitas Kecelakaan Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Turun 30,41 Persen

Korlantas Ungkap Fatalitas Kecelakaan Arus Mudik-Balik Lebaran 2026 Turun 30,41 Persen

Terkini | inews | Kamis, 26 Maret 2026 - 15:15
share

JAKARTA, iNews.id - Korlantas Polri mencatat fatalitas kecelakaan pada arus mudik dan balik Lebaran 2026 menurun. Dibandingkan tahun lalu, jumlah korban tewas menurun hingga 30,41 persen.

Berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 tercatat sebanyak 238 orang, turun 104 orang dibandingkan 2025 yang mencapai 342 orang.

Selain itu, jumlah kecelakaan lalu lintas juga menurun sebesar 5,31 persen, dari 2.880 kejadian pada 2025 menjadi 2.727 kejadian pada 2026. Bahkan, pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 tidak tercatat adanya kecelakaan menonjol secara nasional.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan meski pun Operasi Ketupat 2026 secara resmi telah ditutup, Polri tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 sesuai arahan Kapolri.

“Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib dan kondusif, tanpa kejadian menonjol,” kata Agus di Semarang, Jawa Tengah, dikutip Kamis (26/3/2026). 

Dia juga menegaskan Polri masih akan terus mengawal arus balik karena masih terdapat sisa arus balik yang cukup besar.

“Masih ada sisa arus balik sebesar 42,29 persen yang akan terus kita kawal melalui KRYD hingga 29 Maret nanti. Tugas itu adalah kehormatan, kita tidak boleh lelah dan kita tidak boleh capek melayani masyarakat memastikan mereka kembali ke rumah dengan selamat, dengan aman,” ujar Agus.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan, pengamanan hingga pelayanan maksimal terkait dengan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Komitmen itu dilakukan untuk mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. 

Kapolri memberikan perhatian dan atensi penuh terhadap pengamanan mudik dan balik Lebaran sebagai operasi kemanusiaan terbesar setiap tahunnya. Seluruh jajaran Polri, khususnya Korlantas Polri, diperintahkan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya mengatur lalu lintas tetapi memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

Kebijakan Kapolri untuk melanjutkan pengamanan melalui KRYD menunjukkan komitmen dan keseriusan Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, tidak hanya saat puncak arus mudik tetapi juga hingga seluruh masyarakat kembali ke kota asal dengan aman.

Capaian penurunan fatalitas dan kecelakaan lalu lintas ini menjadi bukti nyata bahwa langkah strategis, sinergi lintas sektoral, serta kerja keras seluruh personel di lapangan dalam Operasi Ketupat 2026 berjalan efektif. Polri menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, dan keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan mudik yang aman dan lancar.

Dengan berakhirnya Operasi Ketupat 2026 dan dilanjutkannya KRYD hingga 29 Maret 2026, Polri memastikan seluruh rangkaian pengamanan mudik dan balik Lebaran 2026 tetap berjalan optimal hingga situasi lalu lintas kembali normal.

Keseriusan Kapolri menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan mudik tahun ini, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Topik Menarik