Detik-Detik Kecelakaan Maut di Cirebon, Ayah dan Anak Tewas Tertabrak Truk Tronton
CIREBON, iNews.id – Kecelakaan maut melibatkan truk tronton dan sepeda motor terjadi di jalur Pantura Cirebon, Jawa Barat, Minggu (5/4/2026) siang. Dua pemudik yang merupakan ayah dan anak tewas mengenaskan usai sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak truk tronton di atas Flyover Pegambiran, Kota Cirebon.
Korban diketahui sedang dalam perjalanan mudik dari Tegal menuju Depok, Jawa Barat.
Peristiwa memilukan ini bermula saat korban bernama Sirojudin (Ayah) dan Nuraeni (Anak) berboncengan tiga menggunakan sepeda motor matic bernomor polisi G 6483 AZF. Mereka melaju dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Tepat di atas Flyover Pegambiran, motor korban diduga bersenggolan dengan truk tronton yang melaju searah. Akibat kurangnya kewaspadaan dalam kecepatan tinggi, benturan keras tak terhindarkan hingga membuat para korban terpental ke aspal.
"Kecelakaan melibatkan sepeda motor berpenumpang tiga orang dengan truk tronton. Diduga pengendara motor kurang waspada saat melaju searah dengan truk," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota, Ipda Rian Marfiliyanto, Minggu (5/4/2026).
Presiden Prabowo Siap Dorong Perdamaian Timur Tengah dan Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Akibat benturan keras di bagian kepala, Sirojudin dan Nuraeni dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, satu penumpang lainnya yang masih di bawah umur (balita) berhasil selamat namun mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD Gunung Jati untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam rekaman video amatir milik warga, tampak suasana mencekam di lokasi kejadian. Tubuh kedua korban terkapar di tengah jalan, sementara warga sekitar berusaha mengejar truk tronton yang sempat menjauh dari titik tabrakan.
Sopir truk tronton yang sempat berusaha meninggalkan lokasi akhirnya berhasil dihentikan oleh warga beberapa meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan sopir beserta truk dan kendaraan milik korban sebagai barang bukti.
"Petugas sudah mengamankan pengemudi truk dan kendaraannya. Saat ini kami masih mendalami peristiwa ini dengan memeriksa sejumlah saksi, termasuk sopir truk yang sempat dikejar warga," kata Ipda Rian.
Kasus kecelakaan maut ini kini ditangani sepenuhnya oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota. Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan berkendara dalam kondisi lelah atau kecepatan tinggi di jalur padat Pantura.










