Gencatan Senjata Iran-AS Rapuh, Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Gencatan Senjata Iran-AS Rapuh, Selat Hormuz Tetap Lumpuh

Terkini | idxchannel | Kamis, 9 April 2026 - 10:30
share

IDXChannel - Lalu lintas kapal melalui Selat Hormuz tetap lumpuh seusai disepakatinya gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) yang rapuh.

Sejak dimulainya perang, rata-rata hanya tujuh kapal melintasi selat itu setiap harinya, jauh lebih rendah dibandingkan 130 kapal per hari pada kondisi normal.

Dilansir dari ABC Australia pada Kamis (9/4/2026), tidak ada peningkatan lalu lintas yang signifikan dalam 24 jam pertama gencatan senjata pekan ini.

Menurut data maritim yang dianalisis oleh ABC, hanya tujuh kapal yang terdeteksi melintasi selat itu pada periode tersebut.

Enam di antaranya adalah kapal kargo curah. Mereka melakukan perjalanan melalui koridor aman yang disediakan Iran.

Tiga dari kapal kargo curah tersebut milik China, sementara sisanya milik Yunani.

Kapal ketujuh adalah tanker minyak dan kimia milik China, tetapi jalur yang digunakannya tidak jelas. 

Kapal itu tampak menghilang dari peta pelacakan saat berlayar melalui selat. Ini mengindikasikan sinyal kapalnya dimatikan atau terganggu.

Menurut laporan Wall Street Journal, Iran berencana membatasi jumlah kapal yang melalui selat tersebut menjadi sekitar 12 per hari selama gencatan senjata.

Beberapa laporan dari media pemerintah Iran mengatakan bahwa Teheran telah menutup selat itu

Topik Menarik