Tol Kataraja Beroperasi Akhir Tahun, Soetta-PIK 2 Cuma 7 Menit
JAKARTA, iNews.id - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menargetkan jalan tol Kamal - Teluknaga - Rajeg beroperasi pada akhir tahun 2026. Tol tersebut akan menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju PIK 2.
Kehadiran jalan tol ini diproyeksikan bakal memangkas waktu tempuh dari Bandara Soetta menuju PIK 2 menjadi 7 menit saja. Perseroan optimistis peningkatan konektivitas ini akan mampu memperkuat daya tarik kawasan PIK 2 sebagai destinasi hunian dan bisnis.
"Kami berharap pada akhir tahun nanti PIK 2 juga terhubung dengan Soekarno-Hatta, demikian juga Jakarta terhubung dengan PIK 2 secara langsung melalui tol Kataraja yang tersambung full," ujar Sekretaris Perusahaan PANI, Christy Grassela dalam public expose live 2026, Kamis (11/6/2026).
Christy menambahkan, perseroan menargetkan pada akhir tahun 2026 kawasan PIK 2 akan tersambung dengan sejumlah ruas tol seperti Tol JORR, Tol Jakarta-Merak, Tol Dalam Kota, serta Tol Kataraja. Hal ini diharapkan mempermudah mobilitas warga Jabodetabek dari dan menuju kawasan PIK 2.
Selain akses tol, PIK 2 juga telah terintegrasi dengan moda transportasi umum melalui layanan Transjabodetabek rute A1 (Pantai Maju-Balai Kota) dan rute T31 (Blok M-PIK 2). Tersedia pula layanan JR Connection yang menghubungkan PIK 2 dengan titik-titik strategis seperti Stasiun MRT Blok M, Kelapa Gading, BSD, Bintaro, hingga Serpong.
"Kami sebagai developer yang sudah berpengalaman yakin bahwa akses dan jalan merupakan kunci penting untuk membangun kawasan yang mandiri dan memenuhi kebutuhan penghuni kami," kata Christy.
Menurutnya, kemudahan akses ini terbukti meningkatkan kepercayaan investor kakap untuk masuk ke kawasan garapan Agung Sedayu Group dan Salim Group tersebut. Manajemen mencatat sejumlah institusi perbankan besar seperti BCA, BNI, dan Bank Mandiri telah menanamkan investasi di PIK 2.
"Akses dan jalan merupakan kunci penting untuk membangun kawasan yang mandiri. Kehadiran brand-brand besar ini menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap potensi kawasan kami sebagai pusat bisnis dan destinasi wisata," ungkap Direktur PANI, Arthur Salim.
Ia menambahkan, seiring dengan kemudahan akses, PANI juga terus mengembangkan fasilitas crowd puller seperti Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang mampu menampung 104.000 orang, serta proyek Hotel Hilton bintang lima yang dijadwalkan beroperasi pada 202








