Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut
TEHERAN, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Israel Bezalel Smotrich menyerukan penghancuran 10 bangunan di Beirut, Lebanon, dari setiap roket yang ditembakkan kelompok Hizbullah ke negaranya.
Dalam posting-an di media sosial X, Smotrich menyinggung soal negosiasi damai antara AS dan Iran yang tampaknya akan ditandatangani pada Minggu (14/6/2026). Dia mengeklaim Hizbullah tidak boleh memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang Israel.
Menurut menteri sayap kanan radikal itu, setiap serangan roket atau drone yang menargetkan Israel harus dibalas dengan mengebom 10 bangunan di Dahiyeh, wilayah di Ibu Kota Beirut yang menjadi benteng Hizbullah.
Dia menyerukan penghancuran itu dilakukan segera.
Pernyataan Smotrich ini menunjukkan rasa frsutrasi yang dalam dari kalangan pejabat Israel tentang mematikannya serangan Hizbullah, baik yang menargetkan wilayah negara itu atau mengincar pasukan Zionis di Lebanon.
Dalam serangan terbaru, Sabtu (13/6/2026), roket-roket Hizbullah menargetkan pasukan Israel yang beroperasi di wilayah Lebanon selatan, meski tak ada laporan korban tewas.
Media Israel sebelumnya juga melaporkan, drone yang diluncurkan dari Lebanon melintasi perbatasan, memicu pengaktifan sirene di dua wilayah Israel utara.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah mengingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai serangan balasan militer Zionis yang tak proporsional ke Lebanon. Trump mengkhawatirkan serangan Israel ke Lebanon akan mengganggu negosiasi damai dengan Iran.










