Riwayat Kesehatan Guruh Soekarnoputra, Sempat Dirawat 4 Minggu sebelum Kritis

Riwayat Kesehatan Guruh Soekarnoputra, Sempat Dirawat 4 Minggu sebelum Kritis

Terkini | inews | Jum'at, 25 September 2026 - 14:35
share

JAKARTA, iNews.id - Kabar mengenai kondisi kesehatan Guruh Soekarnoputra tengah menjadi perhatian. Seniman sekaligus budayawan tersebut kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit (RS) Siloam Semanggi, Jakarta, dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.

Kondisi terbaru Guruh disampaikan oleh keponakannya, Didi Mahardika, pada Kamis (24/9/2026). Didi mengatakan Guruh masih berada dalam pengawasan intensif tim dokter.

"Saat ini kondisinya masih dalam penanganan dan pengawasan intensif dari tim dokter. Mohon doanya dari teman-teman dan masyarakat agar beliau bisa segera pulih kembali," ujar pihak keluarga, Jumat (25/9/2026).

Didi juga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan Guruh sebenarnya telah mengalami penurunan selama sekitar satu tahun terakhir. Sebelum dirawat di RS Siloam Semanggi, Guruh sempat menjalani rawat inap di RS Medistra, Jakarta.

Perawatan tersebut berlangsung selama kurang lebih empat minggu. Kondisi Guruh sempat membaik setelah menjalani perawatan, tetapi kemudian kembali menurun hingga harus mendapatkan penanganan intensif.

Sempat Alami Kejang

Dalam perkembangan terbaru, Didi juga menyebut Guruh sempat mengalami kejang sebanyak tiga kali sebelum akhirnya tidak sadarkan diri.

Namun, pihak keluarga belum memberikan keterangan mengenai penyakit atau diagnosis yang menyebabkan kondisi kesehatan Guruh memburuk.

Didi menyampaikan bahwa keluarga masih meminta agar informasi mengenai penyakit yang diderita Guruh tidak disampaikan kepada publik. Karena itu, belum ada dasar untuk menyimpulkan penyakit tertentu sebagai penyebab kondisi kritis Guruh saat ini.

Pernah Dirawat di Rumah Sakit pada 2011

Jauh sebelum kondisi kesehatan Guruh saat ini, dia juga pernah menjalani perawatan di rumah sakit pada Februari 2011.

Menurut informasi yang diterima iNews.id, Guruh ketika itu dirawat di ruang ICU RS Kasih Ibu, Solo, setelah mengalami kondisi badan lemas dan tidak enak badan. Saat itu, kondisinya disebut membaik setelah mendapat perawatan.

Guruh dibawa ke rumah sakit setelah mengalami kelelahan. Hasil pemeriksaan saat itu juga disebut menunjukkan kadar gula darah dan kolesterol yang tinggi.

Sehari kemudian, Guruh dipindahkan dari RS Kasih Ibu ke RS Dr Oen Solo Baru. Pihak rumah sakit menyebut kondisinya telah jauh membaik. Dalam laporan tersebut, Guruh disebut mengalami sesak napas dan badan lemas akibat kelelahan.

Pada periode yang sama, sempat muncul pemberitaan yang menyebut Guruh mengalami serangan jantung. Namun, informasi tersebut kemudian dibantah langsung oleh Guruh.

Guruh mengatakan kabar dirinya mengalami sakit jantung tidak benar dan menyebut kondisi saat itu sebagai akibat kelelahan.

Dengan demikian, riwayat perawatan Guruh pada 2011 tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan bahwa kondisi kritis yang dialaminya saat ini berkaitan dengan penyakit jantung.

Hingga kini, keluarga belum mengungkap secara resmi diagnosis atau penyakit yang menyebabkan Guruh harus menjalani perawatan intensif.

Informasi yang telah disampaikan kepada publik baru mencakup penurunan kondisi kesehatan selama sekitar satu tahun, riwayat rawat inap selama empat minggu di RS Medistra, serta kondisi terkini yang kritis dan belum sadarkan diri.

Keluarga pun meminta doa untuk kesembuhan Guruh Soekarnoputra.

Topik Menarik