Prabowo Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir Jawa, DKI Jakarta Siap Berkontribusi OMC

Prabowo Bentuk Tim Khusus Penanganan Banjir Jawa, DKI Jakarta Siap Berkontribusi OMC

Berita Utama | okezone | Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:15
share

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan membentuk tim khusus untuk menangani permasalahan banjir dan mengantisipasi cuaca ekstrem di Pulau Jawa. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa pihaknya akan dilibatkan dalam tim tersebut.

“Yang pertama, kami mengucapkan terima kasih atas arahan Bapak Presiden. Melalui Pak Menteri Sekretaris Negara, hal ini juga sudah disampaikan kepada saya secara langsung oleh beberapa menteri, dan kami akan bekerja sama untuk itu,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Pramono menyampaikan, bahwa tidak semua daerah memiliki anggaran untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembiayaan OMC, khususnya di wilayah Jabodetabek.

 

“Termasuk kemungkinan daerah lain yang tidak memiliki anggaran untuk OMC. Dengan demikian, Jakarta pasti akan berkontribusi untuk itu,” kata Pramono.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa untuk wilayah yang penanganannya berada di bawah kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), biaya OMC tidak akan ditanggung oleh Pemprov DKI Jakarta.

 

Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan patuh dan mengikuti seluruh arahan Presiden.

“Jadi apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk Jakarta, pasti kami jalankan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk menyusun grand design atau rancangan besar dalam menyelesaikan persoalan banjir di Pulau Jawa. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Presiden telah menginstruksikan para menteri terkait untuk segera melakukan kajian mendalam.

“Bapak Presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian guna menganalisis dan kemudian membuat grand design penyelesaian masalah-masalah yang berkaitan dengan air dan pengelolaan air di Jawa, terutama di Pulau Jawa,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

 

Prasetyo menjelaskan, persoalan banjir, khususnya di Pulau Jawa, merupakan masalah yang berulang setiap tahun.

“Karena bagaimanapun kita sadari bahwa masalah ini adalah masalah yang rutin berulang setiap tahunnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dibutuhkan solusi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir untuk mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh.

“Tentunya kita sebagai bangsa harus berpikir bagaimana melakukan penanganan yang lebih terintegrasi, penyelesaian dari hulu hingga ke hilir,” tuturnya.

Topik Menarik