Pengamanan Imlek 2026 di Bandung, 319 Personel Gabungan TNI-Polri Dikerahkan
BANDUNG, iNews.id - Perayaan Imlek 2026 di Kota Bandung dipastikan berlangsung aman dan kondusif. Sebanyak 319 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga 17 vihara yang tersebar di berbagai wilayah.
Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin mengatakan, pengamanan melibatkan anggota Polrestabes Bandung, polsek jajaran, TNI, serta instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Menurutnya, dari 17 vihara yang ada, lima di antaranya menjadi prioritas pengamanan. Vihara tersebut memiliki jumlah jemaat yang relatif lebih banyak saat perayaan Imlek 2026.
"Lima vihara itu banyak dikunjungi penganut Konghucu setiap pelaksanaan ibadah," kata Kabag Ops, Senin (16/2/2026).
Lima vihara prioritas tersebut berada di antaranya di kawasan Jalan Kelenteng dan Vihara, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Petugas disiagakan untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan lancar.
AKBP Asep menyebut sistem pengamanan dilakukan secara fleksibel atau bergeser sesuai kebutuhan di lapangan. Pola ini diterapkan mengingat aktivitas ibadah dilakukan secara bergiliran.
Jelang Lebaran 2026, Kakorlantas Instruksikan Jajaran Awasi Kesiapan Armada dan Disiplin Sopir
"Sistem pengamanan dilakukan secara floating atau bergeser sesuai kebutuhan, mulai malam ini sampai besok," katanya.
Dia menjelaskan, personel ditempatkan di setiap vihara dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup. Langkah ini untuk mengantisipasi potensi gangguan selama Imlek 2026.
Menurut dia, pola kedatangan umat Konghucu berbeda dengan kegiatan keagamaan lain. Di vihara, umat datang secara bergiliran sehingga situasi relatif terkendali.
“Pemberitahuan yang disampaikan ke kami, jumlah umat paling banyak sekitar 100 orang per vihara,” katanya.
Dengan pengamanan yang melibatkan 319 personel gabungan, Polrestabes Bandung optimistis perayaan Imlek 2026 di seluruh vihara Kota Bandung dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat.










