Viral Timbunan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Buka Suara

Viral Timbunan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Buka Suara

Berita Utama | inews | Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56
share

JAKARTA, iNews.id - Perumda Pasar Jaya buka suara terkait ramainya timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Pihaknya memastikan akan mempercepat penanganan agar aktivitas pasar kembali normal.

Upaya ini untuk memastikan aktivitas pasar berjalan lancar sekaligus menjaga kenyamanan pedagang, pengunjung, dan warga sekitar.

Manajer Humas Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh menyampaikan bahwa pihaknya terus mempercepat proses pengangkutan sampah dengan melibatkan berbagai pihak. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh tumpukan sampah dapat segera terangkut sepenuhnya,” kata Topik dikutip Minggu (29/3/2026).

Volume timbunan sampah diperkirakan mencapai sekitar 6.970 ton atau setara dengan 410 truk tronton. Kondisi ini, kata dia, dipicu kendala teknis dalam penyediaan armada pengangkutan sejak 9 Maret 2026.

Sebagai langkah percepatan, Perumda Pasar Jaya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta. Dalam dua hari terakhir, sebanyak 33 truk tronton telah dikerahkan. Pembersihan intensif akan terus dilakukan hingga kondisi pasar kembali normal.

Di lapangan, tutur Topik, Perumda Pasar Jaya juga melakukan penertiban dan penyaringan (screening) untuk memastikan alur pembuangan sampah tetap terkendali. Langkah ini penting agar penanganan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga mampu mencegah penumpukan berulang.

Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Perumda Pasar Jaya telah menyiapkan rencana aksi berkelanjutan. Dalam jangka pendek, perusahaan tengah memproses pengadaan lima unit truk sampah mandiri berkapasitas 16 meter kubik per unit.

Armada ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir April 2026 guna memperkuat kemampuan pengangkutan internal. Selain itu, kerja sama dengan pihak ketiga juga akan dioptimalkan untuk mempercepat distribusi dan pengangkutan sampah.

Sementara itu, dalam jangka panjang, Perumda Pasar Jaya mendorong penerapan teknologi pengolahan sampah berkelanjutan. Uji coba teknologi thermal hydrolysis serta sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) tengah disiapkan sebagai solusi inovatif untuk mengolah sampah langsung dari sumbernya.

"Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik," pungkasnya.

Topik Menarik