Setelah UI, Viral Video Lagu Himpunan Mahasiswa Tambang ITB Lecehkan Perempuan
JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial video yang menampilkan lagu yang dinyanyikan Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memuat lirik dianggap melecehkan perempuan. Lagu berjudul 'Erika' tersebut kini menjadi sorotan publik.
Video tersebut viral usai akun X @iPoopBased mengunggah tayangan berdurasi 3 menit 55 detik, Senin (13/4/2026). Tampak suasana riuh pada video tersebut saat lagu tersebut dinyanyikan.
Tidak hanya itu, tampak para mahasiswa baik laki-laki dan perempuan juga memenuhi panggung dan berjoget mengikuti iringan lagu.
Namun, yang menjadi sorotan warganet adalah lirik lagu yang memuat kalimat seperti "Erika buka celana... sambil bawa botol Fanta... siapa mau boleh coba" yang dinilai mengobjektifikasi perempuan.
"Ini anak HMT ITB isinya cabul sama mesum semua apa gimana ya?" cuit akun X @iPoopBased.
Meski ramai diperbincangkan di media sosial, sebagian pihak menyebut bahwa lagu 'Erika' merupakan lagu lama dan telah beredar sejak lebih dari satu dekade.
Lagu itu disebut terinspirasi dari kisah seorang mahasiswa tambang saat kuliah kerja lapangan di Surabaya.
Hingga saat ini, pihak HMT ITB maupun rektorat belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik lagu Erika tersebut.
Kontroversi terkait lagu Erika ini semakin sensitif karena belum lama ini heboh dugaan pelecehan seksual melalui grup chat yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI).
Sebuah unggahan dari akun X @sampahFHUI menjadi perhatian publik setelah membagikan tangkapan layar yang diklaim berasal dari grup percakapan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) pada 12 April 2026.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa percakapan grup itu berisi tindakan yang mengarah pada pelecehan dan objektifikasi terhadap perempuan, termasuk komentar mengenai bagian tubuh seperti payudara dan pantat.
Unggahan tersebut juga menyoroti bahwa sejumlah anggota grup diduga merupakan individu yang memiliki posisi penting di lingkungan kampus, seperti pengurus organisasi, ketua angkatan, hingga pihak yang mencalonkan diri dalam kepanitiaan kegiatan orientasi.










