Mendiktisaintek Ungkap Prabowo Instruksikan Kampus Cari Alternatif untuk Kurangi Ketergantungan Elpiji
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan kampus-kampus di Indonesia mencari alternatif guna mengurangi ketergantungan nasional terhadap Liquefied Petroleum Gas (LPG) atau elpiji. Instruksi Presiden Prabowo ini langsung disampaikan saat Rapat Terbata s(Ratas) bersama Brian Yuliarto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026).
"Tadi kaitannya sama beberapa teknologi alternatif untuk mengurangi LPG. Tapi kita sifatnya kampus, kita membantu pak Menteri ESDM untuk terkait teknologi-teknologi," ungkap Brian usai Ratas kepada awak media.
Brian mengatakan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG sudah mencapai tahap yang perlu segera diintervensi melalui inovasi sains dan teknologi. Oleh karena itu, kampus-kampus di Indonesia diminta untuk mengoptimalkan riset guna menemukan sumber energi lain yang lebih mandiri dan efisien.
Baca juga: Gubernur BI Peringatkan Dunia Tak Baik-baik Saja, Dihantui 3 Tantangan Besar
"Kan LPG ini kita sangat tinggi ketergantungan pada impor, harga juga naik. Sehingga tadi kampus diminta cari sumber-sumber lain, ada beberapa sumber yang sangat potensial," paparnya.
Brian menekankan bahwa peran perguruan tinggi adalah sebagai penyokong dari sisi riset dan pengembangan teknologi. Nantinya, seluruh hasil penelitian tersebut akan dikoordinasikan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai otoritas pelaksana.
"Tapi nanti semuanya akan kita lakukan penelitiannya membantu mendukung Bapak Menteri ESDM," pungkasnya.










