Dasco Ungkap Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol, Targetkan Potongan Aplikasi 8 Persen

Dasco Ungkap Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol, Targetkan Potongan Aplikasi 8 Persen

Berita Utama | inews | Jum'at, 1 Mei 2026 - 13:15
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa skema pembiayaan ojek daring (ojol) yang lebih berpihak kepada pengemudi tengah disiapkan. Hal tersebut menyusul masuknya pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang telah mengambil sebagian saham di perusahaan aplikator.

"Sudah disampaikan bahwa karena ini aplikator sebagian sudah diambil oleh pemerintah, sehingga sistem kebijakan dan lain-lain akan disesuaikan secara perlahan tapi pasti, karena ini menyangkut sistem dan lain-lain," kata Dasco saat audiensi dengan buruh di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2026).

Dia menambahkan, langkah awal yang akan dilakukan adalah menurunkan potongan biaya yang selama ini dibebankan kepada pengemudi oleh aplikator.

"Paling pertama adalah kemudian menurunkan biaya yang diambil oleh aplikator. Tadinya 20 atau 10, ini sehingga aplikator hanya akan mengambil 8 persen dari yang dikumpulkan," tuturnya.

Menurutnya, kebijakan tersebut akan dibahas bersama para pemangku kepentingan, termasuk organisasi pengemudi ojek daring.

"Nanti itu juga tetap yang organisasi-organisasi kawan-kawan ojol ini tetap akan diajak ngomong, akan diajak berembuk karena pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, itu mengambil bagian saham, gitu," ucapnya.

Selain itu, pemerintah dan DPR juga masih mengkaji status hubungan kerja pengemudi ojek daring, apakah sebagai mitra atau pekerja.

"Tadi pembahasan-pembahasan mengenai apakah kemudian jadi pekerja, jadi mitra, itu masih disimulasikan," ujar Dasco.

Topik Menarik