Kisah Fitriani Sabatini Peraih Medali Perak Asian Games 2026, Ternyata Kembar Identik Sama-Sama Jadi Atlet

Kisah Fitriani Sabatini Peraih Medali Perak Asian Games 2026, Ternyata Kembar Identik Sama-Sama Jadi Atlet

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:05
share

NAMA Fitriani Sabatini tengah menjadi sorotan setelah berhasil mengharumkan nama Indonesia melalui cabang olahraga padel di Asian Games 2026. Bersama Fadona Kusumawati, Fitriani sukses melaju ke final nomor ganda putri dan mengamankan medali untuk Indonesia.

Di balik keberhasilannya tersebut, ternyata ada fakta menarik mengenai kehidupan Fitriani. Ia memiliki saudara kembar bernama Fitriana Sabrina yang juga merupakan seorang atlet.

Jauh sebelum menekuni padel, Fitriani dan sang kembaran sama-sama dikenal sebagai petenis. Keduanya bahkan pernah saling berhadapan dalam pertandingan tenis dan menjadi perhatian karena sama-sama berkiprah di dunia olahraga.

1. Fitriani dan Fitriana, Saudara Kembar yang Sama-Sama Petenis

Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina merupakan saudara kembar yang pernah menjadi bagian dari pembinaan tenis Indonesia. Pada 2022, keduanya tercatat sebagai petenis binaan Badan Intelijen Negara (BIN).

Menariknya, prestasi Fitriani dan Fitriana ketika itu sama-sama menonjol. Mereka pun pernah berhadapan di partai final sebuah turnamen tenis.

Dalam Rajawali Women's Tennis Open 2022, misalnya, Fitriani dan Fitriana sama-sama berhasil mencapai final nomor tunggal. Pertandingan tersebut mempertemukan dua saudara kembar di lapangan tenis.

Keduanya pun mengaku sudah terbiasa bersaing sejak kecil meski merupakan saudara kembar. Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa hubungan sebagai saudara tidak menghalangi keduanya untuk tetap menjadi rival ketika berada di lapangan.

2. Pernah Saling Berhadapan di Final

Persaingan antara Fitriani dan Fitriana bukan sekadar terjadi dalam latihan. Keduanya tercatat pernah berhadapan dalam pertandingan resmi.

Pada Rajawali Women's Tennis Open 2022, Fitriani berhasil mengalahkan Fitriana di final tunggal putri dengan skor 6-4, 6-3. Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam perjalanan keduanya sebagai atlet tenis.

Beberapa pekan kemudian, keduanya kembali menunjukkan performa apik dalam Invitasi Tenis Nasional 2022. Fitriana dan Fitriani bahkan sama-sama berhasil mencapai final nomor tunggal.

Fakta bahwa dua atlet kembar dapat bertemu dalam pertandingan perebutan gelar tentu menjadi cerita tersendiri dalam dunia tenis Indonesia.

 

3. Fitriani Kemudian Beralih ke Padel

Perjalanan karier Fitriani kemudian mengambil arah berbeda. Ia memutuskan meninggalkan tenis dan menekuni padel.

Keputusan tersebut berawal ketika Fadona Kusumawati mengajak Fitriani mencoba bermain padel. Fitriani kemudian merasa cocok dengan olahraga tersebut dan semakin serius menekuninya.

Keduanya juga melihat adanya peluang prestasi yang lebih besar melalui cabang olahraga yang saat itu masih berkembang di Indonesia. Minimnya pertandingan tenis di tingkat nasional turut menjadi salah satu pertimbangan untuk beralih.

Meski berpindah cabang olahraga, pengalaman bertahun-tahun sebagai petenis menjadi modal berharga bagi Fitriani. Teknik seperti forehand, backhand, voli, dan smash dapat diadaptasi ke padel. Namun, ia tetap harus mempelajari sejumlah karakteristik baru, termasuk permainan menggunakan dinding kaca, gameplay, dan positioning.

4. Tampil Gemilang di Asian Games 2026

Perjalanan Fitriani di padel akhirnya membawanya ke Asian Games 2026. Bersama Fadona, Fitriani tampil di nomor ganda putri pada debut padel di Asian Games. Mereka berhasil menunjukkan performa impresif sejak babak awal.

Pada semifinal yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Jumat (2/10/2026), Fitriani/Fadona menang telak atas pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dengan skor 6-0, 6-0.

Namun di final, Fitriani/Fadona harus tumbang dari wakil Jepang, Kae Tokumoto/Saki Tsukamoto. Laga rampung dua set langsung dengan skor akhir 3-6 dan 4-6.

Topik Menarik