Pembicaraan AS-Iran di Oman Berakhir Tanpa Konsesi Besar dari Kedua Pihak
Pembicaraan tidak langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Oman berakhir tanpa konsesi besar dari kedua pihak, menurut laporan pada hari Jumat. Kedua pihak tidak bertemu langsung, melainkan mengadakan diskusi bergantian melalui diplomat Oman, tanpa ada yang mengubah posisi awalnya selama pembicaraan, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut kepada The Wall Street Journal.
Masih belum jelas bagaimana diskusi tersebut memengaruhi upaya yang lebih luas untuk mencapai solusi diplomatik mengenai program nuklir Iran, karena ekspektasi menjelang pertemuan tersebut sudah rendah di kalangan pejabat dan analis regional, tambah laporan itu.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggambarkan pembicaraan hari Jumat sebagai "awal yang baik," mengatakan pembicaraan dapat berlanjut jika suasana ketidakpercayaan dapat diatasi. Ia mengatakan disepakati bahwa proses akan berlanjut dan kedua pihak dapat bertemu kembali di Muscat di kemudian hari.
Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi mengatakan pembicaraan tersebut "sangat serius," membantu memperjelas posisi kedua pihak dan mengidentifikasi area untuk kemungkinan kemajuan.
Iran dan AS melanjutkan diplomasi nuklir tidak langsung pada hari Jumat setelah ketegangan meningkat selama beberapa minggu, yang dipicu ancaman tindakan militer Presiden AS Donald Trump terhadap negara tersebut.
Baca juga: Iran Luncurkan Rudal Khorramshahr-4, Peringatkan Perang akan Landa Kawasan







