Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Global | inews | Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:43
share

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran menegaskan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) yang kembali digelar di Oman, Jumat (6/2/2026), hanya terbatas pada isu nuklir. Teheran memastikan tidak ada pembahasan lain di luar itu, termasuk program rudal maupun isu regional.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan, perundingan nuklir dengan AS menjadi awal yang baik, meski masih diwarnai ketidakpercayaan akibat konflik sebelumnya.

Dia menekankan, ruang lingkup perundingan sangat jelas dan terbatas. Iran, kata dia, tidak membuka pembahasan di luar isu nuklir.

“Topik dialog kami dengan Washington hanya masalah nuklir. Kami tidak bernegosiasi dengan Amerika Serikat mengenai topik lain,” ujarnya, menegaskan Iran menolak memasukkan isu program rudal atau kebijakan regional ke dalam meja perundingan, seperti dikutip dari sputnik, Sabtu (7/2/2026).

Araghchi mengakui ketidakpercayaan masih menjadi tantangan besar dalam proses diplomasi ini. Hubungan kedua negara sempat memburuk setelah beberapa putaran negosiasi nuklir pada 2025 gagal berlanjut akibat serangan Israel yang kemudian didukung AS pada Juni tahun lalu.

“Ketidakpercayaan yang muncul selama periode ini sangat signifikan. Ini menjadi tantangan serius bagi negosiasi dan harus diatasi jika ingin membangun kerangka kerja baru,” ujarnya.

Iran juga menyampaikan pesan tegas kepada delegasi AS yang diwakili utusan khusus Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, serta penasihat kepresidenan Jared Kushner. Teheran menegaskan negosiasi tidak boleh dilakukan di bawah tekanan atau ancaman.

“Negosiasi tentang masalah nuklir harus berlangsung dalam suasana tenang, tanpa ketegangan dan ancaman. Setiap dialog mensyaratkan penahanan diri dari tekanan,” tuturnya.

Topik Menarik