Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Global | inews | Jum'at, 13 Februari 2026 - 07:09
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dilaporkan siap melepaskan kendali sebagian wilayah Donetsk kepada Rusia sebagai bagian dari upaya gencatan senjata. 

Seorang penasihat Zelensky mengatakan kepada media Amerika Serikat (AS), The Atlantic, Zelensky bersedia menggelar referendum di Donetsk dan siap menerima apa pun hasilnya.

Pihak berwenang Ukraina mungkin akan menyerahkan wilayah-wilayah tersebut, keputusan yang dianggap sebagai konsesi paling penting.

Penasihat Zelensky mengatakan, pemerintah Ukraina mempertimbangkan untuk menyelenggarakan referendum pada musim semi tahun ini guna melegitimasi penyerahan kendali kepada Rusia.

Referendum tersebut rencananya akan digabung dengan pemilihan presiden. Zelensky masih berharap mendapat dukungan dari rakyat untuk terus memimpin Ukraina.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sebelumnya mengatakan, berdasarkan UUD Federasi Rusia, wilayah-wilayah Ukraina meliputi Semenanjung Krimea, Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson akan menjadi bagian dari Rusia.

Ini berarti Donetsk saja masih belum cukup untuk memenuhi tuntutan Rusia agar perang yang telah berlangsung sejak Februari 2022 bisa berakhir.

Sementara itu Presiden AS Donald Trump menyebut Zelensky sebagai diktator tanpa legitimasi pemilu karena masa kepemimpinannya telah kedaluwarsa. Dia mengklaim tingkat popularitas Zelensky anjlok menjadi hanya 4 persen. 

Pada awal Desember 2025, Trump mengatakan sudah saatnya Ukraina mengadakan pilpres.

Masa jabatan Zelensky seharusnya berakhir pada 20 Mei 2024, namun pilpres saat itu dibatalkan dengan dalih status darurat militer dan mobilisasi umum. 

Topik Menarik