Iran Sangkal Serangan terhadap Oman, Trump Tolak Berunding

Iran Sangkal Serangan terhadap Oman, Trump Tolak Berunding

Global | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 20:54
share

Iran membantah melakukan serangan terhadap Oman. Kabar itu dilaporkan media pemerintah Iran di tengah serangan balasan Teheran ke berbagai kepentingan Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.

Oman telah dilanda banyak serangan, termasuk satu serangan pada hari Minggu yang melibatkan dua drone yang melukai seorang pekerja migran.

Sebelumnya, kantor berita Oman melaporkan satu tangki bahan bakar di pelabuhan komersial Duqm di negara itu dihantam serangan drone, sebelum satu drone jatuh di dekat pelabuhan Salalah, dan dua drone lainnya dicegat di provinsi Dhofar.

Sementara itu, Presiden Iran Pezeshkian mengatakan pemerintah tetap beroperasi meskipun perang di negara itu meningkat, dan menegaskan fungsi negara terus berlanjut di seluruh negeri.

Dalam unggahan di X, Pezeshkian mengatakan pihak berwenang berkoordinasi erat dengan kepemimpinan provinsi seiring perkembangan situasi.“Kami berhubungan langsung dengan para gubernur. Situasinya luar biasa, tetapi negara ini tidak berhenti,” tulisnya.

“Kegiatan yang sedang berlangsung terus berlanjut di seluruh negeri.”

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump telah menolak pembicaraan dengan Iran, mengklaim dalam unggahan media sosial bahwa Iran telah meminta pembicaraan setelah serangan AS-Israel dimulai.

Sementara itu, Pakistan memperingatkan dunia kini mengalihkan fokusnya dari Gaza ke Iran. “Dengan menyerang Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah berupaya mengalihkan perhatian internasional dari Gaza," ungkap Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif.

"Media internasional sekarang fokus pada Iran yang memberi Netanyahu ruang untuk diam-diam melanjutkan agenda genosidanya di Gaza dan Tepi Barat," tulis Asif di X.

"Ambisi pribadi Netanyahu yang jahat telah menjerumuskan Palestina dan seluruh Timur Tengah ke dalam tragedi terburuk dalam sejarah umat manusia."

Baca juga: IRGC Klaim Bertanggung Jawab Serangan terhadap Kantor Netanyahu

Topik Menarik