AS Hadapi Kekurangan Rudal di Tengah Serangan Balasan Iran

AS Hadapi Kekurangan Rudal di Tengah Serangan Balasan Iran

Global | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 20:30
share

Amerika Serikat (AS) menghadapi kekurangan stok rudal utama, termasuk rudal serang darat Tomahawk dan pencegat SM-3, di tengah serangan gabungan AS-Israel yang sedang berlangsung di Iran. Kabar itu diungkap dalam laporan CNN.

Mengutip seorang pejabat senior AS, laporan tersebut mengatakan pada hari Senin (2/3/2026) bahwa Washington mengantisipasi "peningkatan besar" dalam serangan dalam 24 jam ke depan, sementara cadangan rudal dan pencegat semakin menipis.

Pejabat tersebut menambahkan serangan awal dilaporkan berhasil melemahkan pertahanan Iran. Fase selanjutnya diperkirakan akan fokus pada penargetan fasilitas produksi rudal Iran, pesawat tanpa awak, dan kemampuan angkatan laut.

Pentagon juga menghadapi kekurangan rudal Patriot, karena pertahanan udara Ukraina telah menggunakan sebagian besar persediaan selama empat tahun terakhir perang dengan Rusia.

Sejak Sabtu, kampanye gabungan AS-Israel telah memberi hasil yang diklaim signifikan, kata Komando Pusat AS, mencatat semua 11 kapal Iran di Teluk Oman telah dihancurkan.Presiden AS Donald Trump mengklaim 49 pemimpin Iran telah tewas, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Pesawat pembom siluman B-2 AS juga menyerang fasilitas rudal balistik Iran yang diperkuat pada Minggu malam.

Sementara itu, setidaknya enam anggota militer AS tewas dan 18 lainnya luka parah sejak operasi dimulai.

Iran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk yang merupakan tempat aset militer AS berada.

Baca juga: Cara Israel Bunuh Khamenei: Retas Kamera Lalu Lintas Teheran dan Ponsel untuk Melacak, lalu Dibom

Topik Menarik