Klaim Netanyahu Tewas Dirudal Iran Terus Menyebar, Kantor PM Israel Angkat Bicara

Klaim Netanyahu Tewas Dirudal Iran Terus Menyebar, Kantor PM Israel Angkat Bicara

Global | sindonews | Minggu, 15 Maret 2026 - 09:43
share

Klaim yang menyebut Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tewas diserang rudal Iran terus bermunculan di media sosial. Jengah dengan banjir klaim tersebut, Kantor PM Israel akhirnya angkat bicara.

Seorang koresponden Anadolu bertanya kepada kantor tersebut pada hari Sabtu apakah mereka memiliki pernyataan respons tentang meningkatnya klaim di media sosial bahwa Netanyahu telah dibunuh.

Baca Juga: Teka-teki Klaim PM Israel Tewas Dirudal Iran, Publik Pertanyakan Video Netanyahu Miliki 6 Jari

"Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja," jawab kantor PM Israel, yang dilansir Minggu (15/3/2026). Anehnya, Netanyahu tak juga muncul secara fisik di depan publik.

 

Awal mula klaim kematian Netanyahu berasal dari media Iran, Tasnim News Agency. Klaim itu menjadi teka-teki yang belum terjawab tuntas, terlebih Netanyahu hanya muncul dalam video yang janggal—termasuk penampakan tangan kanan dengan enam jari seperti ciri khas kegagalan generate video artificial intelligence (AI).

Video kemunculan perdana Netanyahu sejak perang melawan Iran dirilis pada Jumat (13/3/2026), beberapa hari setelah media Iran mengeklaim kematiannya.Akun X Netanyahu membagikan video janggal tersebut, yang menyampaikan pernyataan tentang perang Israel dan AS melawan Iran, yang melanda seluruh wilayah Timur Tengah dan memasuki hari ke-15. Di video tersebut, Netanyahu menyebut Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatalloh Mojtaba Khamenei, sebagai boneka Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang tidak berani muncul ke publik—meski Netanyahu sendiri juga tidak muncul ke publik.

Publik dunia pengguna media sosial bertanya-tanya apakah video kemunculan Netanyahu itu asli atau buatan AI. Banyak komentar yang muncul antara lain "Kesalahan jari AI klasik" dan "Perhatikan tangannya dengan saksama".

Lantaran kejanggalan dalam video tersebut, banyak pengguna media sosial berpikir bahwa jangan-jangan benar klaim media Iran bahwa Netanyahu telah tewas akibat serangan rudal Teheran.

"Terakhir kali saya periksa, manusia biasanya tidak memiliki 6 jari...AI memilikinya. Apakah Netanyahu sudah tiada?" tulis akun AustraliaFirstOnly (@gigabasedd) di X, dengan mengunggah tangkapan layar video Netanyahu yang menunjukkan tangan kanannya dengan enam jari.

Pengguna akun Yaron Zakai-Or (@yzakai) menulis dalam bahasa Ibrani: "Hai Bibi, apakah kamu begitu istimewa sehingga kamu punya 6 jari, atau kamu sudah lama pergi dari kami?" Bibi adalah panggilan untuk Benjamin Netanyahu.Di antara mereka yang menyampaikan kekhawatiran dan pertanyaan adalah komentator politik konservatif Amerika Serikat (AS), Candace Owens, yang mempertanyakan keberadaan PM Netanyahu.

"Washington D.C. berbohong kepada rakyat Amerika tentang apa yang terjadi di Iran. Keadaannya tidak berjalan dengan baik. Juga di mana Bibi Netanyahu? Mengapa kantornya merilis dan menghapus video AI palsu darinya dan mengapa ada kepanikan massal di Gedung Putih?," tulis Owens via akunnya, @RealCandaceO pada Sabtu (14/3/2026).

Chatbot AI X, Grok, mencoba menepis kejanggalan video Netanyahu dengan menyatakan, "Tidak, Netanyahu memiliki lima jari di setiap tangan seperti kebanyakan orang. Itu tangan kanannya dalam gerakan menunjuk khas di podium—lingkaran merah dan sudutnya menciptakan ilusi optik yang membuatnya tampak aneh. Hanya cuplikan dari video konferensi pers."

Dalam tanggapan terhadap unggahan pengguna lain, Grok menulis, "Netanyahu masih hidup; rumor kematian dari media Iran dan unggahan sosial telah dibantah oleh Snopes, Times of Israel, dan lainnya sebagai informasi yang salah dan tidak terverifikasi. Andalkan sumber resmi yang terverifikasi."

Perhatian juga tertuju pada akun media sosial putra PM Israel, Yair Netanyahu. Biasanya aktif di X, Yair Netanyahu terakhir kali membagikan unggahan pada 9 Maret.

Topik Menarik