Ekspor Kerajinan IKM Melonjak dan Mampu Bersaing di Pasar Global
IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat lonjakan signifikan pada kinerja ekspor industri kecil menengah (IKM) sektor kerajinan. Dukungan promosi dan fasilitasi pemerintah, seperti ajang Inacraft menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi IKM kerajinan.
“Inacraft menjadi ajang strategis bagi para pelaku usaha kerajinan untuk semakin memperluas pasarnya. Fasilitasi dan pembinaan Kemenperin untuk IKM ini adalah bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri, sekaligus upaya membuka peluang promosi yang lebih luas bagi IKM dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita, Selasa (17/2/2026).
Dia menambahkan, ini juga menjadi bukti kuat bahwa produk sektor itu semakin kompetitif dan mampu bersaing di pasar global.
Berdasarkan Pusat Data dan Informasi Kemenperin, nilai ekspor kerajinan pada triwulan III tahun 2025 mencapai USD305,54 juta, meningkat pesat dibandingkan triwulan sebelumnya yang sebesar USD173,5 juta.
Kemenperin, kata dia, memfasilitasi delapan IKM binaan untuk mengikuti Pameran Inacraft 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center pada 4–8 Februari 2026.
Agus optimistis dukungan terhadap pameran dan promosi akan memperkuat daya saing IKM nasional melalui perluasan akses pasar, penguatan branding, serta pembukaan peluang kemitraan dan transaksi bisnis berkelanjutan.
“Para pelaku IKM yang terpilih berasal dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga produk-produk yang ditampilkan tidak hanya mempresentasikan standar kualitas dan inovasi terbaik dari pelaku IKM tetapi juga mencerminkan kekayaan serta keberagaman budaya nusantara,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)









