Pasokan Minyak Timur Tengah Macet, China Stop Ekspor BBM
IDXChannel - Pemerintah China memerintahkan perusahaan penyulingan minyak besar di negara itu untuk menangguhkan ekspor solar dan bensin.
Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (6/3/2026), konflik yang meningkat di Teluk Persia mengganggu pasokan minyak mentah ke China.
Menurut sejumlah sumber, pemerintah China baru-baru ini bertemu dengan para eksekutif perusahaan penyulingan. Beijing secara lisan menyerukan penangguhan ekspor produk olahan sesegera mungkin.
Perusahaan penyulingan diminta untuk berhenti menandatangani kontrak baru, serta menegosiasikan pembatalan kontrak yang telah ada.
Pengecualian diberikan untuk bahan bakar jet dan bunker yang disimpan di gudang berikat, serta pasokan ke Hong Kong dan Makau.
PetroChina, Sinopec, CNOOC, Sinochem Group, dan perusahaan penyulingan swasta Zhejiang Petrochemical memiliki izin ekspor bahan bakar.
China memiliki industri penyulingan yang luas, tetapi sebagian besar produksinya disalurkan untuk memenuhi permintaan domestik, yang berarti China bukanlah pemasok penting.
Di seluruh Asia, China menempati peringkat ketiga untuk ekspor melalui laut, di belakang Korea Selatan dan Singapura.
China telah secara aktif berupaya untuk mendiversifikasi pasokan hidrokarbonnya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih menerima hampir setengah dari impor minyaknya dari Teluk. (Wahyu Dwi Anggoro)










