Jasa Marga Siapkan 209 Pompa Air Antisipasi Cuaca Ekstrem di Mudik dan Balik Lebaran 2026
IDXChannel – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), Rivan A. Purwantono, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 71 tim siaga dan 209 unit pompa air untuk mengantisipasi cuaca ekstrem selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Selain itu, perseroan menugaskan 8.000 personel dan 516 unit kendaraan operasional yang bakal digunakan menghadapi periode tersebut.
"Untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, Jasa Marga turut menyiagakan 71 tim siaga serta 209 unit pompa air guna menjaga kelancaran lalu lintas," ujarnya dalam Apel Terpadu yang dilakukan Jasa Marga bersama para stakeholder di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Selasa (10/03/2026).
Jasa Marga juga meluncurkan layanan Call Center 133 sebagai pusat layanan informasi dan pengaduan bagi pengguna jalan tol yang dapat diakses selama 24 jam. Nomor ini menggantikan yang sebelumnya yaitu 14080, kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi lalu lintas maupun bantuan selama perjalanan.
"Melalui Call Center 133, Jasa Marga berharap komunikasi dengan pengguna jalan menjadi lebih cepat, mudah, dan responsif," tuturnya.
Dalam mendukung kelancaran operasional selama periode Lebaran, lanjutnya, Jasa Marga menyiagakan berbagai armada layanan operasional jalan tol, antara lain 176 unit kendaraan derek, 124 unit Mobile Customer Service (MCS), 55 unit ambulans, serta 101 kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR).
Selain itu, kesiapan mobile crane juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kejadian khusus yang membutuhkan penanganan cepat di jalan tol.
"Sarana prasarana lalu lintas juga diperkuat melalui penyediaan sekitar 18 ribu rubbercone serta penambahan rambu rekayasa lalu lintas untuk mendukung penerapan manajemen lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran," ungkap dia.
Pihaknya juga meningkatkan layanan bagi pengguna jalan dengan 43 posko kesehatan di berbagai titik rest area. Untuk mendukung kelancaran transaksi di gerbang tol, Jasa Marga juga menyiagakan 470 personel on call serta 736 unit mobile reader sebagai alat bantu transaksi guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode Lebaran.
Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Wilan Oktavian menilai, jalan tol memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung mobilitas nasional selama periode Lebaran. Keberadaannya tidak sekadar sebagai sarana transportasi melainkan menjadi bagian dari pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kami juga ingin menekankan pentingnya pemanfaatan sistem pemantauan layanan pengaduan masyarakat, seperti aplikasi travoy yang dimiliki Jasa Marga. Mari kita bersama-sama memastikan bahwa perjalanan masyarakat selama Hari Raya Idulfitri ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, selamat, dan nyaman," katanya.
(Febrina Ratna Iskana)








