Menteri Energi AS Sebut Lonjakan Harga Minyak Belum Tekan Permintaan

Menteri Energi AS Sebut Lonjakan Harga Minyak Belum Tekan Permintaan

Terkini | idxchannel | Selasa, 24 Maret 2026 - 01:10
share

IDXChannel - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan harga minyak global belum naik cukup tinggi untuk menyebabkan penurunan permintaan. 

Hal tersebut dia ungkapkan pada konferensi energi CERAWeek di Houston, Texas, Senin (23/3/2026).

Adapun pasar masih bergejolak dan harga minyak dunia telah berada di atas USD100 per barel akibat perang antara AS-Israel versus Iran.

Pernyataan Wright muncul di tengah salah satu krisis energi terburuk dalam beberapa dekade terakhir setelah penutupan Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran utama dan serangan terhadap infrastruktur energi di Timur Tengah yang menyebabkan kerusakan jangka panjang. 

Pemerintahan Trump mengambil sejumlah langkah untuk menenangkan pasar, termasuk melepaskan minyak dari Cadangan Minyak Strategis AS bersama anggota lain dari International Energy Agency. 

Wright mengatakan pada Senin bahwa AS akan melepaskan antara 1 juta hingga 1,5 juta barel minyak per hari, yang pada akhirnya akan ditingkatkan hingga 3 juta barel per hari.

Wright mengatakan Asia merupakan wilayah yang paling terdampak oleh guncangan pasar tersebut, sehingga memasok minyak ke kilang-kilang di kawasan itu menjadi prioritas bagi pemerintah AS.

“Kami ingin mengalirkan minyak ke kilang-kilang di Asia dan meminimalkan penurunan aktivitas pengilangan,” ujarnya.

Wright juga mengatakan kondisi Venezuela kini jauh lebih baik dibanding beberapa bulan lalu, setelah penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan pengambilalihan ekspor minyak negara anggota OPEC tersebut oleh AS. Sejauh ini sekitar 200.000 barel per hari produksi minyak mentah telah berhasil dipulihkan.

Setelah melakukan perjalanan ke Caracas bulan lalu dan bertemu dengan presiden sementara Delcy Rodriguez serta mengunjungi ladang minyak, Wright mengatakan bahwa Venezuela pada akhirnya akan menggelar pemilihan umum, meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik