BREN Hentikan Buyback Saham Lebih Awal, Ini Alasannya
IDXChannel - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memutuskan untuk menghentikan pembelian kembali saham (share buyback) pada Rabu (1/4/2026), lebih cepat dari rencana awal.
Perusahaan energi panas bumi milik taipan Prajogo Pangestu itu sebelumnya mengalokasikan dana Rp2 triliun untuk buyback saham. Aksi korporasi yang dilakukan sejak 4 Februari lalu itu sedianya baru akan berakhir pada 3 Mei 2026.
Buyback saham tersebut sebagai bentuk dukungan perseroan dalam rangka menjaga kinerja sekaligus stabilitas pasar modal dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.
"Dengan ini kami informasikan bahwa perseroan bermaksud untuk mempercepat berakhirnya periode pembelian kembali saham perseroan yang semula direncanakan berakhir pada 3 Mei 2026 menjadi tanggal 1 April 2026 pada sesi kedua perdagangan di Bursa Efek Indonesia," kata Direktur Utama BREN, Hendra Soetjipto Tan melalui keterbukaan informasi, Senin (30/3/2026).
Hendra mengungkapkan, buyback saham ini dihentikan karena kondisi pasar, termasuk harga saham BREN saat ini dinilai relatif stabil.
Hingga menjelang perdagangan sore ini, harga saham BREN berada di level Rp5.550. Dalam sebulan terakhir, sahamnya turun lebih dari 30 persen.
Sepanjang Februari 2026, BREN membeli 700 ribu saham di pasar, berdasarkan laporan bulanan registrasi efek. Sementara, data pembelian pada Maret 2026 belum keluar. Per akhir Februari, jumlah saham treasuri sebanyak 6,7 juta saham atau 0,005 persen dari total saham yang beredar.
Dalam catatan IDX Channel, BREN pada 2025 pernah melakukan buyback saham sebanyak 6 juta atau setara Rp50 miliar. Saat itu, perseroan mengalokasikan dana buyback hingga Rp2 triliun.
(Rahmat Fiansyah)










