Gandeng Qatar, Danantara  Investasi di Labuan Bajo Bangun Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Gandeng Qatar, Danantara  Investasi di Labuan Bajo Bangun Destinasi Pariwisata Super Prioritas

Terkini | idxchannel | Rabu, 1 April 2026 - 10:24
share

IDXChannel - Danantara bersama Qatar Investment Authority (QIA) resmi mengumumkan investasi strategis di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, untuk mengembangkan destinasi pariwisata super prioritas sekaligus memperkuat daya tarik Indonesia di kancah global.

Investasi tersebut akan difokuskan pada proyek pengembangan baru (greenfield), termasuk pembangunan fasilitas pariwisata dari tahap awal. Labuan Bajo sendiri dikenal sebagai pintu gerbang menuju Taman Nasional Komodo yang telah berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendorong investasi jangka panjang yang tidak hanya mengejar keuntungan finansial, tetapi juga berdampak pada pembangunan ekonomi nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia. 

Menurutnya, proyek ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja selama masa konstruksi dan operasional, hingga mendorong pertumbuhan usaha lokal dan peningkatan kunjungan wisatawan.

"Investasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi jangka panjang Indonesia, terutama di Indonesia timur. Kami juga melihat adanya peluang untuk terus membuka dampak sosial ekonomi yang lebih luas," ujar Pandu dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).

Masuknya QIA sebagai mitra strategis sekaligus investor global dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi Indonesia, khususnya di sektor pariwisata. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung pariwisata di Labuan Bajo.

Di sisi lain, proyek ini juga diarahkan untuk meningkatkan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan dunia. Dengan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki, Labuan Bajo dinilai memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan mancanegara maupun domestik.

Meski demikian, realisasi investasi masih bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Ke depan, keberhasilan proyek ini akan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, pengelolaan destinasi, serta kemampuan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pariwisata dan kelestarian lingkungan.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik