Alasan Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Usai Dibuka Beberapa Jam

Alasan Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Usai Dibuka Beberapa Jam

Terkini | idxchannel | Sabtu, 18 April 2026 - 19:14
share

IDXChannel - Militer Iran menyatakan Selat Hormuz kembali ditutup pada 18 April 2026, hanya beberapa jam setelah sebelumnya dibuka. Lebih dari selusin kapal komersial sempat melintas di jalur laut vital tersebut.

Letnan Kolonel Ebrahim Zolfaqari, Juru bicara Markas Komando Militer Pusat Khatam al-Anbiya yang merupakan komando operasional militer tertinggi Iran mengatakan sebelumnya Republik Islam tersebut dengan itikad baik menyetujui jalur pelayaran terbatas bagi sejumlah kapal tanker minyak dan kapal komersial melalui Selat Hormuz.

"Namun sayangnya, Amerika, dengan sejarah pelanggaran janji berulang, terus melakukan tindakan seperti perompakan dan pembajakan laut dengan dalih blokade. Karena itu, selat strategis Hormuz berada di bawah pengelolaan dan kendali ketat angkatan bersenjata Iran," ujarnya seperti dilansir dari kantor Berita Fars, Sabtu (18/4/2026).

Zolfaqari menambahkan, selama Amerika Serikat belum menjamin kebebasan penuh bagi kapal Iran untuk berlayar dari dan kembali ke negaranya, Iran akan tetap memberlakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas di Selat Hormuz.

Teheran sebelumnya pada Jumat mengumumkan pembukaan kembali selat tersebut untuk pelayaran hingga berakhirnya gencatan senjata dengan AS pada 22 April. Hal ini sebagai respons atas kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon.

Namun, Ketua Parlemen Iran kemudian memperingatkan bahwa Teheran akan kembali memberlakukan pembatasan jika AS tetap melanjutkan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran yang dimulai pada 13 April.

Beberapa kapal tanker sempat berhasil melintasi selat tersebut selama periode pembukaan singkat. Dua kapal tanker minyak mentah jenis VLCC dan Aframax, tercatat melintas pada Sabtu pagi menurut data platform analitik perdagangan Vortexa. Sebelumnya, dua kapal tanker produk yang mengangkut nafta juga berhasil melewati selat pada malam hari, berdasarkan data dari Vortexa dan Kpler.

(NIA DEVIYANA)

Topik Menarik