Pemerintah Bakal Kurangi Anggaran Program MBG
IDXChannel - Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi dipangkas. Hal ini terungkap setelah pemerintah menyepakati untuk mengevaluasi secara menyeluruh tata kelola program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, dalam evaluasi tata kelola ini, pemerintah melakukan inventarisasi berbagai aspek pelaksanaan MBG. Salah satunya adalah skema pembiayaan yang selama ini sudah berjalan.
"Bukan pemangkasan ya. Tapi dari hasil perhitungan kita meyakini bahwa akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari program Makan Bergizi Gratis ini," kata Pras saat ditemui di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Oleh karena itu, dia meminta waktu kepada semua pihak bersabar menunggu hasil evaluasi ini. Pras menyebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Gizi Nasional (BGN) segera menghitung ulang terkait kebutuhan anggarannya.
"Jadi dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat, sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk program makan bergizi ini totalnya menjadi berapa," ujarnya.
Sebagai informasi, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) BGN sebesar Rp268 triliun. Sebanyak 93 persen dari total alokasi tersebut, dialokasikan untuk Bantuan Pemerintah dalam program MBG.
Sebagian besar anggaran tersebut digunakan untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia. Dari Rp249 triliun, sebanyak 70 persen untuk membeli bahan baku. Kemudian, 20 persennya dialokasikan sebagai operasional seperti listrik, sewa kendaraan, termasuk gaji relawan.
(Dhera Arizona)









