Trump Resmi Mulai Kembali Perang dengan Iran, Kirim Surat ke Kongres AS

Trump Resmi Mulai Kembali Perang dengan Iran, Kirim Surat ke Kongres AS

Terkini | idxchannel | Selasa, 14 Juli 2026 - 10:34
share

IDXChannel - Presiden Donald Trump secara resmi memberitahukan Kongres Amerika Serikat (AS) bahwa perang dengan Iran telah dimulai kembali.

Dilansir dari The Hill pada Selasa (14/7/2026), Trump memiliki waktu 60 hari untuk menjalankan perang tanpa persetujuan Kongres.

Dalam surat dua halaman itu, Trump mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa operasi militer AS terhadap Iran dilanjutkan pada 7 Juli.

“Pasukan darat Amerika Serikat tidak terlibat dalam serangan ini. Serangan ini terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil,” kata presiden dalam surat tersebut, yang diperoleh oleh The Hill.

Berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Perang, setelah presiden memberi tahu Kongres, militer AS dapat berada di wilayah tersebut selama 60 hari dan panglima tertinggi dapat memperpanjang masa tinggal mereka selama 30 hari lagi.

Namun, pengerahan pasukan yang melebihi jangka waktu tersebut memerlukan persetujuan Kongres.

Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari. Hitung mundur 60 hati sempat terhenti setelah kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada April.

Pemberitahuan terbaru ini muncul ketika kedua negara memperebutkan kendali atas Selat Hormuz — jalur internasional utama yang biasanya dilalui sekitar 20 persen minyak dan gas dunia.

Trump meningkatkan tekanan pada Iran pada Senin, mengumumkan pengaktifan kembali blokade laut di Selat Hormuz.

 “Mulai sekarang, AS akan dikenal sebagai penjaga Selat Hormuz, dan demi keadilan, akan menerima penggantian biaya sebesar 20 persen dari semua kargo yang dikirim, untuk semua biaya yang diperlukan dalam menjalankan tugas menyediakan keselamatan dan keamanan di wilayah yang sangat rawan konflik ini,” tulis Trump di Truth Social.

Minggu lalu, militer AS melakukan empat kali serangan terhadap Iran, dengan alasan membalas serangan Teheran terhadap kapal-kapal komersial yang mencoba melintasi Selat Hormuz. 

Trump mengatakan selama pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) baru-baru ini bahwa gencatan senjata antara AS dan Iran yang disepakati bulan lalu telah berakhir.

 “Saya mengarahkan tindakan militer ini sesuai dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat baik di dalam maupun luar negeri, serta untuk memajukan keamanan nasional dan kepentingan kebijakan luar negeri Amerika Serikat,” kata presiden dalam suratnya kepada Kongres. (Wahyu Dwi Anggoro)

Topik Menarik