Bisnis Bullion Bank Bawa BSI Raih Penganugerahan IDXChannel Inovasi Indonesia 2026
IDXChannel - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meraih penghargaan dalam ajang IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026 berkat inovasi bisnis bullion bank yang kini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis BSI.
Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa inovasi yang dilakukan BSI mampu menjawab kebutuhan nasabah sekaligus ditopang oleh sistem manajemen risiko yang kuat.
"Alhamdulillah bullion bank yang menjadi salah satu amanah bagi BSI menjadi inovasi yang juga menjadi pendorong bisnis BSI selama ini. Ini adalah bukti inovasi dan sistem manajemen risiko yang cukup kuat, menjawab kebutuhan nasabah," ujar Anton setelah acara ICAII 2026 di MNC Conference Hall iNews Tower, Senin malam (31/8/2026).
Menurut Anton, inovasi menjadi tuntutan bagi industri perbankan untuk terus menghadirkan produk dan layanan terbaru yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
PM Thailand Kunjungi Jakarta 3-4 Agustus, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin di Sudirman hingga Thamrin
Ia menuturkan, tantangan utama dalam mengembangkan inovasi adalah memastikan produk yang dihadirkan benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat. BSI tidak ingin inovasi yang dikembangkan justru tidak dibutuhkan oleh nasabah.
"Inovasi kan harus menjawab kebutuhan, jangan sampai kita inovasi ternyata jauh dibutuhkan dari nasabah atau masyarakat," ucapnya.
Selain memahami kebutuhan nasabah, penguatan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi bagian penting dalam mendorong inovasi di BSI. Perseroan terus mengembangkan kapasitas SDM agar mampu menghasilkan inovasi yang relevan dan berkualitas.
Pada kesempatan itu, Anton mengapresiasi penyelenggaraan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026. Ia berharap BSI dapat terus berkolaborasi dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di Indonesia.
"Alhamdulillah acaranya baik, dan BSI insyaallah akan terus hadir bersama IDX yang memberikan literasi, baik kepada nasabah, pengguna bank syariah dan secara umum keuangan syariah nasional," ujar dia.
(NIA DEVIYANA)










