MU Tersingkir dari Piala FA, Darren Fletcher Ngamuk dan Semprot Wasit
MANCHESTER, iNews.id – Kartu merah Shea Lacey menjadi sorotan utama usai Manchester United tersingkir dari Piala FA. Pelatih sementara The Red Devils Darren Fletcher meluapkan protes keras kepada wasit Simon Hooper di Old Trafford.
Manchester United menelan kekalahan 1-2 dari Brighton pada putaran ketiga Piala FA, Minggu (11/1/2026) malam WIB. Gol Brajan Gruda dan Danny Welbeck di masing-masing babak memastikan langkah Setan Merah terhenti lebih awal dari kompetisi tertua di Inggris tersebut.
Benjamin Sesko sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 dan membuka asa kebangkitan. Namun, harapan itu pupus setelah United harus bermain dengan 10 pemain di menit-menit akhir pertandingan.
Darren Fletcher yang menjalani debut sebagai pelatih sementara setelah pemecatan Ruben Amorim, memasukkan Shea Lacey demi mengubah arah laga. Penyerang 18 tahun tersebut justru mengalami malam terburuk dalam karier profesionalnya.
Shea Lacey menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu dua menit. Kartu kuning pertama diberikan akibat pelanggaran, sementara kartu kedua muncul pada menit ke-89 setelah dia melempar bola ke lapangan dengan emosi usai kembali melanggar di sisi lapangan.
Situasi tersebut memicu reaksi keras Fletcher. Dia terlihat terlibat adu argumen dengan wasit Simon Hooper dan jajaran ofisial seusai pertandingan. Salah satu asisten wasit bahkan sempat memberi isyarat agar Fletcher menjauh.
Ketegangan berujung kartu kuning untuk Fletcher. Berbicara kepada reporter TNT Sports, dia mengungkapkan isi percakapannya dengan wasit.
“Pertama, waktu tambahan,” ujar Fletcher
“Minimal lima menit, ada banyak kejadian di masa injury time yang seharusnya membuat waktu bertambah," kata dia.
“Pelanggaran pertama Shea Lacey bukan kartu kuning. Saya tidak mengerti bagaimana pemain Brighton tidak mendapat kartu kuning di babak pertama. Kami justru mendapat lebih banyak kartu," lanjutnya.
“Pelanggaran Shea Lacey itu konyol jika dibandingkan dengan pelanggaran yang kami terima sepanjang pertandingan,” katanya.
Fletcher menilai keputusan wasit sangat merugikan timnya.
“Pada akhirnya, anak itu memang membuat kesalahan dan dia diusir. Menurut saya, ini kepemimpinan wasit yang buruk," tuturnya.
Kekalahan ini membuat Manchester United hanya bisa fokus pada Premier League hingga akhir musim. Fletcher sendiri belum memastikan masa depannya sebagai pelatih sementara, di tengah kabar klub menjalin komunikasi dengan Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick.










