Pesawat Latih TNI AL Tergelincir di Bandara Juanda, 9 Penerbangan Dialihkan

Pesawat Latih TNI AL Tergelincir di Bandara Juanda, 9 Penerbangan Dialihkan

Nasional | inews | Jum'at, 30 Januari 2026 - 14:37
share

SIDOARJO, iNews.id - Pesawat latih TNI AL tergelincir di Bandara Juanda pada Jumat (30/1/2026). Kejadian ini menyebabkan operasional landasan pacu ditutup sementara selama sekitar 1 jam dan sembilan penerbangan dialihkan.

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir membenarkan insiden tersebut. Penutupan runway dilakukan demi menjamin keselamatan dan keamanan seluruh aktivitas penerbangan.

Dia mengatakan, penutupan landasan dilakukan untuk proses evakuasi pesawat serta pemeriksaan menyeluruh kondisi runway.

“Sebagai langkah keselamatan dan keamanan penerbangan, runway kami tutup sementara untuk proses evakuasi pesawat serta inspeksi menyeluruh guna memastikan tidak terdapat Foreign Object Debris maupun potensi risiko lain yang dapat mengganggu operasional penerbangan,” ujar Muhammad Tohir, Jumat (30/1/2026).

Akibat pesawat latih TNI AL tergelincir di Bandara Juanda tersebut, tercatat sebanyak sembilan penerbangan terpaksa melakukan pengalihan pendaratan ke bandara lain.

Meski demikian, pihak Bandara Juanda memastikan koordinasi intensif langsung dilakukan dengan seluruh maskapai penerbangan guna menjamin penanganan penumpang tetap berjalan optimal.

Menurut Tohir, koordinasi tersebut difokuskan pada kelancaran operasional serta pelayanan kepada penumpang yang terdampak pengalihan penerbangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh maskapai agar penanganan penumpang dan operasional penerbangan tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Setelah proses evakuasi pesawat selesai dan inspeksi landasan dinyatakan aman, runway Bandara Internasional Juanda kembali dibuka. Saat ini, operasional penerbangan di Bandara Juanda telah kembali normal. Pihak bandara memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara ketat pasca pesawat latih TNI AL tergelincir di Bandara Juanda.

“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan memastikan seluruh prosedur keselamatan penerbangan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Topik Menarik