Update Korban Longsor Cisarua, 19 Prajurit Marinir Dievakuasi 3 Masih Hilang
BANDUNG BARAT, iNews.id – Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 9 prajurit Marinir korban bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Dari 19 korban, 9 di antaranya sudah diidentifikasi. Sedangkan tiga korban lainnya masih dalam pencarian.
Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto mengungkapkan, hingga saat ini, progres pencarian telah membuahkan hasil signifikan meski terkendala medan yang berat.
"Progres pencarian sudah ditemukan 19 korban, sembilan di antaranya sudah teridentifikasi. Saat ini ada beberapa potongan tubuh dan tiga bagian lainnya sedang dalam proses identifikasi. Sisa tiga korban lagi yang masih dalam proses pencarian intensif," ujar Jenderal TNI Agus Subiyanto.
Mengingat masih ada korban yang belum ditemukan, Panglima TNI menegaskan bahwa operasi pencarian tidak akan dihentikan hari ini. Berdasarkan koordinasi dengan Basarnas, masa pencarian diputuskan untuk diperpanjang.
"Berdasarkan keterangan dari Basarnas, tetap dilakukan penambahan waktu pencarian selama tujuh hari ke depan," kata Panglima, Jumat (6/2/2026).
Kehadiran Panglima TNI bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan penanganan darurat berjalan optimal, sekaligus memberikan dukungan moril kepada masyarakat terdampak serta tim SAR gabungan yang masih berjibaku di lapangan.
Bencana tanah longsor yang dipicu oleh curah hujan ekstrem ini tidak hanya menelan korban jiwa, tetapi juga meluluhlantakkan sejumlah rumah warga. Banyak keluarga yang terpaksa kehilangan tempat tinggal dan kini masih bertahan di pengungsian yang lebih aman.
Tim SAR gabungan beserta jajaran TNI terus melakukan pendataan dan upaya mitigasi lanjutan untuk meminimalkan dampak risiko longsor susulan. Panglima TNI memastikan jajarannya akan terus bersiaga hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman dan seluruh korban berhasil ditemukan.










