3 Rumah Warga di Bantaran Sungai Terbawa Longsor di Banyumanik Semarang
SEMARANG, iNews.id – Tiga rumah warga terbawa longsor di Perumahan Villa Payung Indah RT 06 RW 05, Kelurahan Pudak Payung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi usai hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (7/2/2026) dini hari.
Akibat rumah warga terbawa longsor tersebut, bangunan mengalami kerusakan parah hingga hampir rata dengan tanah. Tingkat kerusakan diperkirakan mencapai 80 persen sehingga rumah tidak lagi layak ditempati.
Seluruh kepala keluarga yang menempati tiga rumah tersebut terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman. Warga memilih meninggalkan lokasi demi menghindari risiko longsor susulan.
Ketua RT 06 Perumahan Villa Payung Indah, Anwar Indarto, mengatakan kejadian pertama kali diketahui oleh petugas keamanan perumahan saat patroli subuh. Dia menyebut, suara gemuruh panjang terdengar sebelum longsor terjadi.
“Saya dibangunkan sekuriti lalu kejadian ini kami laporkan ke RT dan diteruskan ke lurah dan tingkatan lainnya,” ujarnya.
Menurut dia, longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan debit air sungai di kawasan tersebut meningkat drastis. Kondisi itu membuat bantaran sungai tidak mampu menahan beban tanah di atasnya.
“Kejadian ini akibat curah hujan tinggi Ada rumah warga ikut kena longsor di bantaran sungai. Warga di sini sangat khawatir sekali khususnya yang di sepanjang sungai,” katanya.
Material longsor menyeret bagian dapur, kamar mandi, hingga kamar tidur rumah warga. Tanah ambles sedalam sekitar 10 meter dengan panjang titik longsoran mencapai 100 meter.
Saat kejadian, para penghuni rumah langsung berlari menyelamatkan diri ke luar rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa rumah warga terbawa longsor tersebut.
Pemerintah Kota Semarang melalui Kecamatan Banyumanik telah mengeluarkan larangan menempati rumah di titik rawan longsor. Selain tiga rumah yang rusak parah, masih terdapat belasan rumah lain di bantaran sungai yang dinilai berisiko.
Warga berharap ada penanganan serius dari pemerintah agar kejadian rumah warga terbawa longsor tidak kembali terjadi dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.










