Menkes Meradang! PBI BPJS 120 Ribu Pasien Penyakit Kronis Nonaktif
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, PBI BPJS lebih dari 120 ribu pasien penyakit kronis (katastropik) berstatus nonaktif. Temuan ini membuatnya mengusulkan agar dilakukan reaktivasi otomatis kepada kelompok tersebut.
Hal ini diungkapkan Menkes Budi saat Rapat Konsultasi bersama Pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026). Ia mengusulkan agar, reaktivasi dilakukan secara otomatis terhadap 120 ribu pasien penyakit kronis ini.
"Usulan kami untuk bisa meng-address kebutuhan masyarakat, kami mengusulkan agar bisa dikeluarkan SK Kemensos untuk tiga bulan ke depan layanan katastropik yang 120.000 tadi itu otomatis direaktivasi," ujar Budi dalam rapat.
"Jadi, kalau maksudnya otomatis itu tidak perlu orangnya datang ke fasilitas kesehatan, tapi oleh pemerintah langsung direaktivasi, sehingga tidak ada berhenti atau keraguan baik rumah sakit maupun masyarakat, dan ini cukup dengan SK Kemensos," tambahnya.
Merujuk data Kementerian Kesehatan, 120 ribu peserta yang dikeluarkan dari PBI BPJS Kesehatan ini memiliki sejumlah penyakit kronis. Rinciannya sebagai berikut:
1. Penyakit Gagal Ginjal: 12.262
2. Penyakit Kanker: 16.804
3. Penyakit Jantung: 63.119
4. Penyakit Hemofilia: 114
5. Penyakit Stroke: 26.224
6. Penyakit Thalasemia: 673
7. Penyakit Sirosis Hati: 1.276
Dengan demikian, total peserta PBI BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan dan mengidap penyakit kronis sebanyak 120.472.
"Dan kalau ditanya biayanya berapa, kan tadi 120.000 kalau kali 42.000 PBI sebulan paling Rp5 miliar. Jadi kami minta kalau bisa ya Rp15 miliar lah dikeluarkan untuk otomatis mereaktivasi yang tadi PBI-nya keluar, ya," ujar Menkes Budi.










