Prabowo Minta Pembangunan Kampung Nelayan Dikebut, Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan. Hal itu diungkapkan Kepala BP Pengentasan Kemiskinan (Taskin) Budiman Sudjatmiko usai mengikuti Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Menurut Budiman, dalam rapat tersebut Prabowo menekankan pengembangan kampung-kampung nelayan, terutama kampung nelayan industri perikanan untuk rakyat melalui konsep Kampung Nelayan Merah Putih, serta penguatan koperasi.
"Kampung Nelayan Merah Putih, koperasi, dan tadi kami juga menyampaikan kepada Pak Prabowo Subianto supaya dari BP Taskin merangkaikan program-program strategis beliau dari makan bergizi gratis, kampung nelayan, program perumahan, kemudian program yang lain-lain itu supaya bisa berbicara satu sama lain sebagai satu ekosistem," kata Budiman kepada awak media.
Budiman mengatakan Prabowo menjelaskan pentingnya integrasi pembangunan ekonomi kerakyatan untuk pengentasan kemiskinan. Selain itu, Prabowo mengatakan bahwa orang yang sudah terentaskan bisa kembali jatuh ke jurang kemiskinan jika kelembagaan yang mendukung program pengentasan kemiskinan tidak diperkuat.
"Ya, spesifiknya pengentasan kemiskinan adalah tadi arahan Bapak Presiden bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan itu bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia pun mengusulkan Prabowo agar kampung nelayan dan koperasi diperkuat dari sisi finansial, serta didorong aktivitas produktifnya agar masyarakat dan anggota koperasi dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
"Kami menyampaikan beberapa usulan dan diskusi dengan Bapak Presiden. Bapak Presiden akan memberikan arahan lebih lanjut. Kita tunggu saja arahan dari beliau, ya," ucap Budiman.










