Penembakan Brutal Guncang Pertandingan Hoki Es di AS, 3 Orang Tewas
PAWTUCKET, iNews.id - Penembakan brutal terjadi saat pertandingan hoki es remaja di Pawtucket, Rhode Island, Amerika Serikat (AS), pada Senin (16/2/2026) waktu setempat. Sebanyak tiga orang, termasuk tersangka, tewas.
Kepala Polisi Pawtucket, Tina Goncalves mengatakan tiga korban lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Menurut dia, tersangka tewas akibat tembakan yang diduga dilakukannya sendiri.
“Tampaknya ini adalah kejadian yang ditargetkan, mungkin karena perselisihan keluarga,” kata Goncalves, dikutip dari AP, Selasa (17/2/2026).
Goncalves tidak memberikan rincian tentang tersangka atau usia korban yang tewas. Namun, dia memperkirakan kedua korban adalah orang dewasa.
Dia mengatakan peristiwa itu masih diselidiki. Para penyelidik sedang berusaha mengumpulkan informasi dan memminta keterangan saksi-saksi.
Mereka juga sedang meninjau video yang diambil dari pertandingan hoki tersebut. Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan para pemain berlindung saat terdengar suara tembakan, sementara para penonton langsung meninggalkan tempat duduk mereka.
Di luar arena, keluarga yang menangis dan para pemain hoki sekolah menengah yang masih mengenakan seragam terlihat berpelukan sebelum mereka menaiki bus untuk meninggalkan daerah tersebut. Jalan-jalan di sekitar arena ditutup.
Penembakan tersebut terjadi hanya terpaut dua bulan usai tragedi kekerasan senjata api Universitas Brown. Saat itu, seorang pria bersenjata menewaskan dua mahasiswa dan melukai sembilan lainnya.
Penembak itu kemudian juga menembak mati seorang profesor Institut Teknologi Massachusetts (MIT). Pihak berwenang kemudian menemukan Claudio Neves Valente, 48 tahun, tewas akibat luka tembak yang dilakukan sendiri di salah satu fasilitas penyimpanan di New Hampshire.
“Untungnya, kedua insiden tersebut tidak terkait, tetapi ini sangat tragis,” kata Wali Kota Pawtucket, Don Grebien.









