Ini Hasil Negosiasi Nuklir Putaran ke-2 Iran-AS di Swiss

Ini Hasil Negosiasi Nuklir Putaran ke-2 Iran-AS di Swiss

Terkini | inews | Rabu, 18 Februari 2026 - 03:03
share

TEHERAN, iNews.id - Iran dan Amerika Serikat (AS) menyelesaikan perundingan nuklir putaran kedua, Selasa (17/2/2026), di Jenewa, Swiss. Pembicaraan berjalan serius dalam suasana konstruktif, bertukar gagasan tentang isu nuklir Iran.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi, yang memimpin delegasi negaranya, mengatakan pertemuan kali ini menghasilkan lebih banyak hal baru dibandingkan yang pertama saat digelar di Muscat, Oman, pada 6 Februari lalu. 

"Saya bisa sampaikan pada putaran ini, dibandingkan dengan yang terakhir, kami mengangkat isu-isu yang benar-benar serius untuk didiskusikan, suasananya lebih produktif," ujarnya, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (18/2/2026).

Araghchi menambahkan, berbagai gagasan seputar nuklir disampaikan kedua pihak untuk didiskusikan. Menurut dia, Iran telah menemukan jalur strategis yang akan diikuti guna mencapai kesepakatan.

Kedua pihak akan menyusun prinsip-prinsip dasar masing-masing hasil perundingan di Jenewa, menuju pada kesepahaman. Meski demikian, Araghchi menegaskan capaian itu bukan berarti kesepakatan akan dicapai.

"Waktunya belum ditentukan. Kami sepakat kedua pihak akan mengerjakan maskah-naskah kesepakatan yang mungkin. Kemudian kami akan bertukar naskah-naskah tersebut dan menentukan tanggal negosiasi putaran ketiga," ujarnya.

Dia menambahkan, ada kemajuan dalam negosiasi dengan AS dibandingkan dengan putaran sebelumnya.

Iran dan AS akan membahas kemungkinan peran Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dalam negosiasi isu nuklir. Selain itu Iran juga akan melanjutkan konsultasi dengan badan PBB tersebut.

Iran sempat memutuskan hubungan dengan IAEA setelah serangan AS terhadap tiga fasilitas nuklirnya pada 22 Juni 2025.

"Kami membahas peran yang bisa dimainkan badan (IAEA) antara Iran dan Amerika Serikat. Iran selalu siap terlibat dalam negosiasi yang bermakna dan berorientasi pada hasil," kata Araghchi.

Topik Menarik