Kapal Tanker AS Jadi Bulan-bulanan Iran, Dihantam Drone di Teluk Persia
TEHERAN, iNews.id - Iran menyerang kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall yang melintas di Teluk Persia, Sabtu (7/3/2026). Serangan tersebut berlangsung beberapa jam setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyerang kapal tanker lain di Selat Hormuz.
IRGC menyatakan, kapal tanker bernama Louise P itu ditembak menggunakan drone yang dioperasikan angkatan laut pada tengah hari karena terkait dengan Amerika Serikat (AS).
"Kapal tersebut milik AS," bunyi pernyataan IRGC, dikutip Minggu (8/3/2026).
Belum ada laporan terkait kondisi para kru kapal tersebut.
Dalam insiden terpisah, Iran juga menyerang kapal tanker minyak lain, Pirima, karena mengabaikan peringatan larangan melintasi Selat Hormuz. Kapal tersebut juga dihantam drone.
IRGC sebelumnya menyatakan semua aset AS dan Israel di kawasan tersebut dianggap sebagai target yang sah. Iran menyerang pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, lebih dari 160 siswi sebuah sekolah, serta pejabat militer senior.










