Banjir di Kebon Pala Jaktim Berangsur Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah

Banjir di Kebon Pala Jaktim Berangsur Surut, Warga Mulai Bersih-Bersih Rumah

Terkini | inews | Minggu, 8 Maret 2026 - 16:40
share

JAKARTA, iNews.id - Warga di RT 13 RW 04 dan RT 11 RW 05 Kebon Pala, Jakarta Timur, mulai membersihkan rumah dan lingkungan mereka menyusul surutnya debit air banjir yang sempat merendam permukiman tersebut sejak Sabtu (7/3/2026) malam.

Meski beberapa ruas jalan permukiman masih terendam air dengan ketinggian 25 sentimeter (cm), beberapa warga tampak mulai membersihkan lumpur yang mengendap di jalanan permukiman agar aliran air banjir bisa segera surut total dan mengalir kembali ke Kali Ciliwung. 

Ketua RT 13 RW 04, Sanusi menuturkan, warga mulai membersihkan rumah mereka sejak pukul 08.00 WIB setelah air banjir berangsur surut pada pukul 05.00 WIB. 

“Tadi jam 5 udah mulai surut, jam 8 pagi itu warga udah mulai bersih. Kita saat surut kita barengin aja biar lumpurnya enggak terlalu tebal,” ucap Sanusi di lokasi, Minggu (8/3/2026).

Dia menuturkan, sebelumnya ketinggian air banjir di wilayahnya sempat mencapai 150 cm atau 1,5 meter. Banjir itu akibat meluapnya Kali Ciliwung yang membawa air kiriman dari arah Depok dan Bogor. Kondisi ini diperparah dengan hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Sabtu malam.

Sanusi menceritakan, sudah mulai naik sejak Sabtu pukul 17.30 WIB saat warga akan melaksanakan buka puasa. Awalnya, ketinggian air hanya sekita 25 cm dan terus naik hingga 150 cm pada pukul 03.00 dini hari. 

“Kemarin pukul 17.30 sore. Ya cuma sedikit cuma 25 sentimeter. Makin malam makin hujan deras makin naik dia 150 sentimeter jam 3,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu warga RT 11 RW 05, Wira (50) mengaku banjir yang kerap melanda wilayah tersebut sudah membuat dirinya pasrah dan terpaksa harus menghadapi bencana tersebut setiap kali hujan deras mengguyur Jakarta atau Kali Ciliwung meluap.

“Bingung kalau dibilang sering ya kalau hujan kayak kemarin seharian dari Bogor pasti banjir. Sudah biasa sih kayaknya, jadinya ya mau gimana. Pindah kan udah enggak bakalan bisa pindah juga beli rumah kan,” kata Wira.

Dia pun berharap, program normalisasi Kali Ciliwung yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta dalam waktu dekat. Program normalisasi tersebut berupa pembuatan tanggul di sepanjang bantaran Kali Ciliwung agar air tidak meluap ke permukiman.

“Ya, gitu aja sih. Mau gimana? Kita juga enggak bisa ini kan. Katanya mau ada bikin tanggul ya, mudah-mudahan ya enggak udah enggak banjir lagi nanti,” tuturnya.

Topik Menarik