Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Serangan Ganas Iran Rusak 17 Fasilitas Militer dan Diplomatik AS di Timur Tengah

Terkini | inews | Kamis, 12 Maret 2026 - 07:34
share

NEW YORK, iNews.id - Sedikitnya 17 fasilitas militer, kantor misi diplomatik, dan sistem pertahanan udara Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah rusak akibat serangan rudal dan drone Iran sejak dimulainya perang pada 28 Februari lalu.

Hasil analisis The New York Times (NYT) mengungkap,  setidaknya 11 dari fasilitas yang rusak adalah pangkalan atau instalasi militer. Jumlah tersebut mewakili hampir setengah dari seluruh fasilitas AS di kawasan tersebut.

Kerusakan sistem pertahanan udara termasuk di antara kerugian paling besar. Berdasarkan citra satelit, kerusakan terbesar dialami radar peringatan dini senilai 1,1 miliar dolar AS di dekat Umm Dahal, Qatar. Radar tersebut dirancang untuk mendeteksi cakupan dalam radius 4.800 kilometer.

Iran juga menyerang komponen sistem pertahanan udara, Terminal High Altitude Area Defense (THAAD).

Seorang anggota Kongres AS mengatakan kepada NYT, hasil penilaian Departemen Pertahanan (Pentagon) memperkirakan, kerusakan pada bangunan Markas Besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain sekitar 200 juta dolar AS. Fasilitas itu diserang pada 28 Februari atau hari pertama perang berkecamuk.

Iran juga menargetkan fasilitas diplomatik AS, memaksa penutupan sementara konsulat di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Kedutaan Besar di Kuwait City, Kuwait serta Riyadh, Arab Saudi. Tidak ada korban luka yang dilaporkan dalam serangan tersebut.

Para pejabat AS mengatakan, serangan tersebut menunjukkan Iran lebih siap menghadapi perang daripada yang diperkirakan banyak orang di pemerintahan Trump.

Eskalasi di Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Sejauh ini lebih dari 1.200 orang di Iran tewas, termasuk lebih dari 160 siswi sekolah serta Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara itu AS kehilangan delapan tentara dan sekitar 140 lainnya luka. Serangan Iran ke Israel juga menewaskan 13 orang serta melukai lebih dari 2.300 orang.

Topik Menarik