6 Kota di Israel Porak-poranda Dihujani Rudal Iran, Apartemen hingga Pabrik Hancur
TEL AVIV, iNews.id – Gelombang serangan rudal Iran menghantam sejumlah kota penting di wilayah pendudukan Israel pada Sabtu (4/4/2026) dini hari. Sistem pertahanan udara andalan Israel, Iron Dome, diduga gagal mencegat seluruh proyektil hingga mengakibatkan kerusakan masif di pemukiman dan infrastruktur vital.
Iran menegaskan serangan ini merupakan pemenuhan janji untuk menggempur Israel habis-habisan setelah fasilitas penting mereka diserang beberapa hari terakhir.
Serangan rudal Iran dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama menargetkan wilayah selatan, memicu sirene di kota Beer Sheva, Arat, dan Negev. Tak lama berselang, gelombang kedua menghantam jantung wilayah Israel Tengah.
Setidaknya enam kota terdampak serius, meliputi Tel Aviv, Bnei Brak, Ros Hayin, Petah Tikva, Givatayim, dan Ramat Gan. Di Ros Hayin, sebuah rudal dilaporkan menghantam gedung apartemen hingga hancur berkeping-keping.
Di Bnei Brak, seorang pria dilaporkan terluka akibat terkena pecahan peluru kendali. Petugas penyelamat kini tengah melakukan penyisiran di titik-titik ledakan yang telah dipasangi garis pembatas agar warga tidak mendekat.
Selain permukiman, rudal Iran juga menyasar kawasan industri. Sebuah pabrik di Negev (Nakap) dilaporkan terbakar hebat setelah terkena hantaman langsung. Kobaran api membubung tinggi dari fasilitas tersebut pasca-ledakan rudal balistik Iran.
Situasi semakin mencekam setelah distrik utara Israel, tepatnya di Kiryat Shmona, juga dihantam roket yang diduga diluncurkan dari arah Lebanon sejak Jumat waktu setempat.
Rekaman CCTV menunjukkan momen dramatis saat sebuah roket menghantam area perumahan yang memicu ledakan besar dan kebakaran hebat. Sirene serangan udara terus meraung di seluruh wilayah utara, memaksa warga berlindung di bunker-bunker bawah tanah.










