Jorge Martin Menggila di MotoGP 2026, Marc Marquez Bisa Gagal Juara
MADRID, iNews.id – Jorge Martin tampil impresif di MotoGP 2026 hingga memicu spekulasi dia bisa menunda gelar juara Marc Marquez jika tidak dilanda cedera musim lalu.
Performa pembalap Aprilia Racing itu menjadi sorotan setelah bangkit dari musim buruk pada MotoGP 2025. Dia kini menjelma sebagai salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar musim ini.
Pembalap berjuluk Martinator tersebut bahkan sempat memimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Konsistensi dia terlihat sejak awal musim dengan hasil yang stabil di setiap seri.
Dari tiga seri awal, Martin sukses mengamankan dua podium balapan utama. Dia finis di posisi kedua secara beruntun pada MotoGP Brasil dan Amerika Serikat 2026.
Catatan tersebut tak lepas dari performa motor Aprilia RS-GP yang tampil kompetitif. Kombinasi kemampuan pembalap dan mesin membuat Aprilia mulai mengancam dominasi rival.
Sorotan ke Marquez, Martin Kurang Diperhatikan
Mantan bos LCR Honda, Oscar Haro, menilai perhatian publik lebih tertuju pada Marc Marquez. Kondisi itu terjadi karena Marquez belum meraih podium dalam tiga seri awal musim ini.
“Tekanan media terhadap Marc Márquez begitu besar sehingga Jorge Martín tidak mendapat perhatian yang seharusnya,” ujarnya dikutip dari Motosan, Senin (6/4/2026).
Haro menilai Martin memiliki kualitas sebagai pembalap top. Dia bahkan menyebut performa Martin bisa mengubah jalannya persaingan gelar pada musim sebelumnya.
“Saya selalu menganggap Jorge Martín adalah pebalap luar biasa,” katanya.
“Jika Jorge Martín sudah tampil tahun lalu, Marc Márquez mungkin butuh waktu lebih lama untuk menjadi juara,” ucapnya.
Aprilia Kuasai Awal Musim
Selain Martin, performa Aprilia Racing juga semakin solid berkat kontribusi pembalap lain. Tim tersebut mampu tampil dominan dalam tiga seri awal MotoGP 2026.
Rekrutan anyar mereka, Marco Bezzecchi, tampil luar biasa dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Hasil tersebut memperkuat posisi Aprilia di puncak klasemen konstruktor.
Aprilia kini mengoleksi 101 poin, unggul 32 angka atas Ducati Lenovo. Keunggulan ini menunjukkan kekuatan tim dalam persaingan musim 2026.
Dominasi awal musim membuat Aprilia menjadi ancaman serius bagi para rival. Jika konsistensi terjaga, peluang mereka meraih gelar semakin terbuka lebar.










