Gempa Besar M6,0 Guncang TTU NTT, BMKG Ungkap Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - Gempa besar dengan kekuatan Magnitudo 6,0 mengguncang Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (21/4/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan analisis terkait gempa tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,22° LS ; 124,16° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 54 km arah barat laut Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.
Gempa bumi ini berada pada kedalaman 60 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis dangkal akibat adanya aktivitas pada zona tumbukan Lempeng Indo-Australia.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," ujar Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya.
Gempa ini berdampak dan dirasakan di daerah Atambua dengan skala intensitas III-IV MMI yakni dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, kemudian daerah Maumere dengan skala intensitas III MMI atau terasa seakan-akan ada truk berlalu.
Lalu daerah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kefamenanu, Malaka, Soe, Lembata, Larantuka, Alor, dan Ende dengan skala intensitas II-III MMI.
Rahmat memastikan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.










