Gibran Akui Kunjungan ke Yahukimo Paling Menantang: Saya Tidak Kapok, Akan Kembali Lagi

Gibran Akui Kunjungan ke Yahukimo Paling Menantang: Saya Tidak Kapok, Akan Kembali Lagi

Terkini | inews | Rabu, 22 April 2026 - 16:25
share

YAHUKIMO, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengakui kunjungannya ke Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menjadi yang paling menantang dalam rangkaian lawatan kerjanya di Papua. Meski penuh tantangan, dia menegaskan tidak kapok dan justru berencana kembali dengan membawa lebih banyak program pemerintah.

Wapres menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Yahukimo pada Selasa (21/4/2026). Dia menyebut wilayah tersebut memiliki tingkat tantangan tersendiri dibanding daerah lain yang juga dikunjungi.

“Dari kunjungan tiga hari ini ke Nabire, Mimika, dan Sorong nanti, yang paling menantang memang Yahukimo. Tapi tidak apa-apa, saya tidak kapok. Justru ke depan kita akan kembali lagi ke sini dengan membawa lebih banyak menteri dan program,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gibran juga mengapresiasi jajaran TNI dan Polri atas dedikasi mereka dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Apresiasi itu disampaikan saat dia mengunjungi Koramil 1715/06 Dekai.

Koramil tersebut juga menjadi markas Yonif 5 Marinir dan Taipur/Timsus 303 yang berperan dalam mendukung pengamanan wilayah.

“Terima kasih sekali pada teman-teman TNI dan Polri yang sudah mengamankan situasi. Beberapa bulan lalu saya sempat menunda kunjungan ke Yahukimo, tapi alhamdulillah hari ini bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Kehadiran Wapres di Yahukimo merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi utama percepatan pembangunan di wilayah Papua.

Menurut Gibran, kondisi keamanan yang kondusif menjadi kunci agar berbagai program pemerintah dapat berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya titip, pastikan daerahnya aman. Kalau sudah aman, program-program bisa masuk semua dan masyarakat yang akan merasakan manfaatnya,” katanya.

Dia juga menegaskan bahwa kunjungannya tidak memiliki kepentingan lain selain menjalankan arahan Presiden.

“Saya ke sini tidak ada kepentingan apa-apa, hanya ingin menjalankan perintah Bapak Presiden. Kalau Yahukimo dan sekitarnya aman, otomatis program-program pemerintah bisa kita bawa masuk ke sini,” ujarnya.

Wapres menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan di daerah terpencil.

Sejumlah program prioritas pemerintah pun disiapkan untuk didorong di Yahukimo. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembangunan perumahan rakyat, hingga penguatan sektor koperasi dan pertanian.

Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai, serta Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar.

Topik Menarik