Viral Kematian dr Myta Aprilia Azmy, IKA FK Unsri Sebut Ada Beban Kerja Tak Manusiawi

Viral Kematian dr Myta Aprilia Azmy, IKA FK Unsri Sebut Ada Beban Kerja Tak Manusiawi

Nasional | inews | Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:38
share

PALEMBANG, iNews.id - Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) mengeluarkan pernyataan resmi yang mengungkap dugaan pelanggaran serius dalam sistem kerja dokter internship. Surat tersebut ditujukan langsung kepada Menteri Kesehatan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus desakan tindakan terkait kasus dr Myta Aprilia Azmy.

dr Myta Aprilia Azmy merupakan dokter muda yang menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal. Dia sakit namun tetap bertugas hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir usai menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang, Jumat (1/5/2026).

Dalam surat resminya, IKA FK Unsri memaparkan hasil investigasi internal terkait kondisi yang dialami dr Myta selama menjalani internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal.

Temuan tersebut mencakup dugaan pelanggaran regulasi jam kerja dan minimnya supervisi. Bahkan disebutkan adanya beban kerja tidak manusiawi hingga tiga bulan tanpa libur di bangsal maupun IGD.

IKA FK Unsri juga mengungkap dugaan pengabaian kondisi medis dr Myta. Dia disebut telah melaporkan sakit sejak Maret 2026 namun tetap menjalani tugas berat.

Dalam kondisi sesak napas dan demam tinggi, dr Myta tetap dijadwalkan jaga malam. Bahkan disebutkan saturasi oksigen sempat menyentuh angka 80 sebelum mendapat penanganan layak.

Selain itu, terdapat dugaan malpraktik administratif dalam penanganan medis. Rumah sakit disebut mengalami kekosongan obat sehingga pasien diminta mencari sendiri di luar.

IKA FK Unsri juga menyoroti adanya dugaan intimidasi dan upaya penutupan informasi oleh oknum pembimbing. Termasuk narasi yang menyudutkan dokter internship saat menyuarakan kondisi kerja mereka.

"IKA FK Unsri mendesak pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan KKI untuk segera melakukan audit menyeluruh. Audit difokuskan pada kelayakan RSUD KH Daud Arif sebagai wahana internship," tulis isi surat pernyataan yang ditandatangani Ketua Umum IKA Unsri dr H Ahmad Junaidi dikutip dari unggahan akun IG @medicstory, Sabtu (2/5/2026).

Organisasi ini juga membuka kemungkinan menempuh jalur hukum jika ditemukan unsur pidana. Mereka menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

IKA FK Unsri berharap langkah ini dapat menjadi titik awal perbaikan sistem demi melindungi tenaga kesehatan di masa depan.

"Kami berharap surat ini menjadi perhatian serius demi perbaikan sistem pendidikan kedokteran dan perlindungan tenaga kesehatan di Indonesia," tulis isi surat pernyataan tersebut.

Topik Menarik