Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional
BANGKOK, iNews.id – Thailand berduka atas wafatnya Putri Bajrakitiyabha, putri sulung Raja Thailand Maha Vajiralongkorn. Sang putri meninggal dunia pada usia 47 tahun setelah menjalani koma selama lebih dari tiga tahun.
Menurut laporan Reuters, pemerintah Thailand diperkirakan akan menetapkan masa berkabung nasional. Sejumlah rangkaian penghormatan kerajaan juga mulai dipersiapkan untuk mengenang sosok yang selama ini dikenal aktif dalam bidang hukum, diplomasi, dan kegiatan sosial.
Raja Maha Vajiralongkorn telah memerintahkan agar putrinya mendapatkan penghormatan kerajaan tertinggi. Jenazah Putri Bajrakitiyabha akan disemayamkan di Aula Takhta Phiman Rattaya yang berada di kompleks Istana Agung Bangkok sebelum rangkaian upacara pemakaman kerajaan dilaksanakan. Detail jadwal pemakaman akan diumumkan kemudian oleh pihak istana.
Sebagai informasi, Putri Thailand Bajrakitiyabha koma akibat komplikasi kesehatan serius. Kabar duka tersebut diumumkan Kerajaan Thailand pada Jumat (12/6/2026).
Buka Rakernis Slog Polri, Kapolri Perkuat Peralatan Personel Maksimalkan Keamanan Masyarakat
Putri Bajrakitiyabha mengembuskan napas terakhir pada Kamis (11/6/2026) pukul 19.48 waktu setempat di Rumah Sakit Chulalongkorn, Bangkok. Dia dirawat sejak Desember 2022 setelah kehilangan kesadaran akibat gangguan jantung yang dipicu infeksi mycoplasma.
Dalam beberapa pekan terakhir, kondisi kesehatannya dilaporkan terus memburuk. Istana menyebut sang putri mengalami infeksi dalam rongga perut, radang usus besar, tekanan darah rendah, gangguan irama jantung, hingga masalah pembekuan darah yang memperparah kondisinya.
Kepergian Putri Bajrakitiyabha tidak hanya menjadi kehilangan besar bagi keluarga kerajaan, tetapi juga memunculkan kembali perhatian terhadap isu suksesi takhta Thailand yang hingga kini belum memiliki pewaris resmi yang ditunjuk oleh Raja Vajiralongkorn.









