Biadab! Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Gadis Tetangga gegara Cinta Tak Sampai

Biadab! Pelajar SMA di Luwu Timur Bunuh Gadis Tetangga gegara Cinta Tak Sampai

Nasional | inews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 16:55
share

LUWU TIMUR, iNews.id – Kasus pembunuhan sadis menggemparkan warga Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Seorang gadis cantik, Abi Limbong (21), yang bekerja sebagai cleaning service di Puskesmas Kalaena Kiri, ditemukan tewas mengenaskan bersimbah lumpur di tengah area persawahan.

Hasil penyelidikan terungkap, pelaku pembunuhan keji tersebut yakni AD (17) pelajar SMA yang tidak lain tetangga korban. 

Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajri mengungkapkan, hasil pemeriksaan, aksi nekat pelajar SMA ini dipicu oleh motif asmara. 

“Pelaku sudah lama terobsesi dengan kemolekan tubuh korban hingga kerap mengintip gadis cantik itu saat sedang mandi,” katanya, Jumat (12/6/2026).

Wakpolres menuturkan, kasus pembunuhan terjadi pada Kamis (11/6/2026) dini hari. Saat itu, korban Abi Limbong keluar rumah dini hari untuk berangkat kerja membersihkan puskesmas. Pelaku yang sudah mengintai sejak awal langsung membuntuti korban Memanfaatkan suasana jalanan desa yang sepi dan gelap, pelaku AD nekat menyergap dan menyekap korban secara mendadak. 

Korban sempat memberikan perlawanan sengit hingga terjadi pergulatan. Di tengah pergulatan tersebut, pelaku sempat melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban. 

Korban sempat berhasil melepaskan diri dan berlari ke arah persawahan sambil berteriak histeris meminta pertolongan warga. 

“Melihat korbannya kabur dan berteriak, pelaku yang panik ketakutan aksinya terbongkar langsung mengejar korban ke tengah sawah. Pelaku kemudian mengambil sebuah batu besar dan menghantamkannya ke bagian belakang kepala korban,” katanya. 

Benturan keras itu membuat korban seketika tersungkur pingsan dan jatuh terjerembab ke dalam kubangan lumpur sawah hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. 

Usai menghabisi nyawa tetangganya, pelaku AD langsung melarikan diri kembali ke rumahnya dengan kondisi pakaian dan tubuh penuh lumatan lumpur sawah. Namun, pelarian pelaku justru meninggalkan petunjuk bagi petugas.

Setelah jenazah korban ditemukan warga, Tim Satreskrim Polres Luwu Timur yang melakukan olah TKP langsung melacak jejak telapak kaki pelarian yang dipenuhi bekas lumpur segar dari area persawahan. 

"Berdasarkan jejak lumpur di lapangan yang mengarah lurus ke arah kamar mandi rumah pelaku, petugas dengan sangat mudah mengidentifikasi dan langsung meringkus pelaku tanpa perlawanan," ujar Kompol Hajri.

Saat ini, pelaku AD yang berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH) telah diamankan di Mapolres Luwu Timur untuk menjalani proses hukum intensif. Atas perbuatan sadisnya, pelaku terancam hukuman berat terkait pasal pembunuhan berencana dan kekerasan seksual.

Topik Menarik